Penentuan Lokasi Pusat Pengembangan Agribisnis Melalui Analisis Potensi Wilayah Di Kawasan Air Kumbang Padung Kabupaten Musi Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan
View/ Open
Date
2001Author
Andriati, Ratna Dewi
Sri Hartoyo
Kusnadi, Nunung
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah pertama, mengidentifikasi faktor potensi wilayah yang menentukan lokasi pusat pengembangan agribisnis, kedua, mengidentifikasi komoditas unggulan yang dapat dikembangkan, ketiga menentukan lokasi pemukiman yang dapat menjadi pusat pengembangan agribisnis yang mendukung kawasan dan keempat merumuskan alternatif kegiatan pembangunan yang diperlukan dalam rangka mendukung lokasi yang terpilih sebagai pusat pengembangan agribinisnis di kawasan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), merupakan salah satu metode pengambilan keputusan pada masalah yang kompleks dan tidak terstruktur namun hasilnya dapat dipertanggung jawabkan secara kuantitatif. Pada penelitian ini data yang dipergunakan sangat bervariasi dan kompleks bersifat kualitatif dan kuantitatif, oleh karena itu metode ARP menjadi metode pilihan disamping digunakan sebagai pengambilan keputusan dalam menentukan pilihan juga dapat diketahui sejauhmana pilihan tersebut dapat dipertahankan atau tingkatan pengaruh elemen-elemen dalam suatu hirarki (analisis sensitivitas).
Penetapan faktor potensi wilayah yang menentukan lokasi didasarkan atas lingkungan yang memadai untuk lokasi pusat pengembangan agribisnis, unit usaha yang memiliki keunggulan kompetitif yaitu pengembangan agribisnis yang memiliki keunggulan kompetitif dan tujuan penentuan lokasi yaitu menentukan lokasi yang dapat berfungsi sebagai (a) pusat koleksi dan distribusi produksi komoditas pertanian, (b) pusat pelayanan yang memiliki jangkauan pelayanan optimal ke seluruh kawasan, ( c) pusat pengembangan fisik, sosial ekonomi dan sosial budaya bagi seluruh kawasan dan ( d) sentra industri rumah tangga yang menampung hasil industri dari seluruh kawasan. Faktor potensi wilayah yang terpilih berdasarkan rekapitulasi dan seleksi terhadap faktorfaktor yang diajukan responden adalah agroekologi, aksesibilitas , sosial budaya, tata ruang, dukungan kclembagaan dan pcmbinaan. Allernatif lokasi yang dipilih didasarkan oleh rencana umum tata ruang daerah secara berjenjang (propinsi, kabupaten clan kecamatan) dan pendapat responden yaitu (1) Cintamanis, (2) Air Kumbang Padang SP. 2, (3) Air Kumbang Padang SP. 5 dan (4) Lokasi recana pabrik pengolahan kelapa sawit.
Penetapan kriteria komoditas unggulan yang dikembangkan didasarkan atas studi pustaka dan data pengamatan di lapangan, adalah (a) luasan kesesuaian lahan atau agroekologi, (b) tingkat pendapatan per hektar, (c) produksi atau produktivitas, (d) kemampuan menyerap tenaga kerja, (e) dukungan kelembagaan, (e) dukungan teknologi, (f)dukungan modal, dan (g) dukungan pasar. Komoditas yang terpilih untuk dianalisis ditentukan berdasarkan studi pustaka dan pengamatan di lapangan adalah (1) Padi, (2) Palawija, (3) Kelapa Sawit dan ( 4) jeruk. ...dst.
Collections
- MT - Business [4063]
