Analisis Preferensi Konsumen Roti Merek Merdeka" Di Dki Jakarta dan Implikasinya Terhadap Strategi Pemasaran : Studi Kasus Pada Pt. Merdeka Jaya Putra"
View/ Open
Date
2001Author
Faizal, Mochammad
Maulana, Agus
Ratnawati, Anny
Metadata
Show full item recordAbstract
Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka secara umum tingkat pendapatan masyarakat juga meningkat. Hal ini juga akan mempengaruhi peningkatan daya beli masyarakat terhadap produk-produk "consumer goods" yang termasuk didalamnya produk-produk makanan. Produk makanan olahan, termasuk didalamnya roti, merupakan salah satu jenis pangan yang cukup dikenal dan digemari di Indonesia. Selain memiliki gizi yang lengkap, roti juga dapat dijumpai dalam beraneka ragam bentuk dan rasa. PT. Merdeka Jaya Putra merupakan salah satu produsen roti di Indonesia, yang berlokasi di DKI Jakarta. DKI Jakarta merupakan wilayah pemasaran yang dituju oleh PT. Merdeka Jaya Putra untuk memasarkan produksinya. PT. Merdeka Jaya Putra merupakan anak perusahaan dari PT. Merdeka, yang berlokasi di Kota Bandung. Berbeda dengan produk soes-nya yang telah dikenal, produk roti PT. Merdeka Jaya Putra yang juga bermerek "Merdeka", saat ini masih banyak konsumen di DKI Jakarta yang belum memiliki kesadaran merek terhadap produk roti "Merdeka" tersebut. Hal ini mungkin akan diperburuk dengan semakin meningkatnya industri baru yang masuk di bisnis roti sekarang ini, seperti roti merek "Sari Roti", "Roti Saralee" dan lain-lain. Semakin ramainya bisnis produk roti, mengharuskan PT. Merdeka Putra Jaya untuk menyusun suatu strategi pemasaran yang jitu dalam mengarungi persaingan bisnis ini. Salah satu strategi yang perlu dilaksanakan adalah memberikan kebutuhan dan keinginan yang ingin dicari oleh konsumen. Berdasarkan kendala yang dihadapi oleh PT. Merdeka Jaya Putra maka dilakukan analisis persaingan industri roti untuk mengetahui intensitas persaingan didalam industri roti dan melakukan survey konsumen yang bertujuan untuk menganalisis kesadaran konsumen terhadap roti merek "Merdeka" dan preferensi konsumen terhadap atribut-atribut roti "Merdeka". Analisis preferensi konsumen ini diolah dengan menggunakan multiatribut fishbein. Hasil dari kedua analisis ini adalah untuk memberikan rekomendasi alternatif strategi pemasaran roti "Merdeka" kepada perusahaan. Berdasarkan analisis terhadap persaingan industri roti berdasarkan lima kekuatan bersaing dari Porter menunjukkan bahwa intensitas persaingan didalam industri roti tergolong sedang. Hal ini didasarkan pada penilaian intensitas ancaman pendatang baru, persaingan antar kompetitor, ancaman barang substitusi, kekuatan tawar-menawar pemasok dan kekuatan tawar-menawar pembeli yang tergolong sedang. Hasil ini diperoleh dari pengolahan data kuesioner kepada kepada pakar/ahli yang mengamati perkembangan industri roti, dari dua orang internal perusahaan dan dari dua orang eksternal perusahaan. ...dst.
Collections
- MT - Business [4056]
