Kajian Portofolio Produk Pt. Bank Ekspor Indonesia (Persero)
View/ Open
Date
2001Author
Yanita, Mirawati
Sumarwan, Ujang
Maulana, Agus
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri perbankan merupakan industri yang relatif rentan terhadap perubahan lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Perbankan yang sehat dan tangguh sangat vital bagi berjalannya sendi-sendi perekonomian suatu negara. Hal ini sangat beralasan mengingat fungsi perbankan antara lain memberikan trade finance melalui fasilitas L/C Kredit Investasi (KI), Kredit Modal Kerja (KMK), dan lain-lain. Krisis perekonomian Indonesia saat ini telah membuktikan hal tersebut, di mana dunia usaha mengalami kesulitan likuiditas (terutama USD) untuk membayar pinjaman dalam jangka pendek serta hilangnya kepercayaan asing terhadap Indonesia, sehingga restrukturisasi sektor riil berjalan cukup lambat dan jumlah kredit macet masih sangat nyata sebesar 33,1% atau Rp 85 triliun dari total kredit pada bulan Desember 1999 (Bank Indonesia dan diolah kembali oleh RND-BEI). Sektor riil yang merasakan langsung dampak dari kondisi perbankan yang buruk ini mengalami penurunan nilai ekspor dari USD 53 miliar tahun 1997 menjadi USD 48,8 miliar pada tahun 1998, dan turun lagi menjadi USD 48,5 miliar terdiri dari migas USD 9,8 miliar dan non migas sebesar USD 38,7 miliar pada tahun 1999 (BPS, 2000). Untuk mengembalikan kinerja sektor riil yang mampu mengatasi perubahan dan persaingan yang terjadi, maka Bank Indonesia melalui UU No 23 Tahun 1999, tidak diperbolehkan melakukan kegiatan selain bidang moneter dan pengawasan perbankan, sehingga pembiayaan ekspor selama ini dilakukan oleh Bank Indonesia dialihkan ke suatu lembaga khusus pembiayaan ekspor, yakni PT.Bank Ekspor Indonesia (Persero) selanjutnya disebut BEI. PT.Bank Ekspor Indonesia (Persero), sebagai salah satu lembaga keuangan yang dipersiapkan untuk menjadi lembaga pembiayaan ekspor (Export Credit Agency) yang menawarkan produk Penjaminan LC impor, Pembiayaan kembali LC impor, Pembiayaan kembali Kredit Modal Kerja Ekspor dan Pembiayaan Kembali Diskonto Wesel Ekspor perlu mempersiapkan suatu strategi untuk mengelola berbagai produk tersebut, sehingga dapat berkontribusi satu sama lain dengan melakukan manajemen portofolio produk dan selanjutnya dapat digunakan untuk mengevaluasi strategi pemasaran yang sedang dilakukan perusahaan saat ini. dst....
Collections
- MT - Business [4063]
