Analisis Rantai Nilai Berdasarkan Aktivitas Breding Farm Unit Cipanas Pt. Cipendawa Agroindutri Terbaik
View/ Open
Date
2001Author
Nusanti, Disaintina Ari
Djohar, Setiadi
Saptono, Imam Teguh
Metadata
Show full item recordAbstract
PT. Cipendawa Agroindustri Tbk. sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang perunggasan pernah diakui sebagai perusahaan terbesar dan terbaik dalam usaha pembibitan dengan memiliki integrasi usaha perunggasan mulai dari industri hulu hingga hilir. Krisis moneter yang melanda semua sektor usaha pada umumnya, dan PT CA pada khususnya membuat pihak manajemen PT СА meperkecil skala usahanya dan hanya terfokus pada satu unit usaha yaitu breeding farm yang menghasilkan produk DOC FS (day old chick Final Stock) dan DOC PS (day old chick Parent Stock). Breeding farm ini menjadi pelopor dan merupakan core business PT CA. Membaiknya kondisi ekonomi yang ditandai dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap daging ayam, PT СА berencana untuk mengembangkan integrasi usahanya dalam sistem perunggasan. Persaingan yang tajam diantara perusahaan perunggasan pada saat ini, membuat PT CA harus memiliki keunggulan bersaing. Menurut Porter (1991), keunggulan bersaing tidak dapat dipahami dengan memandang perusahaan secara keseluruhan. Keunggulan bersaing berasal dari banyak aktivitas yang berlainan yang dilakukan oleh perusahaan dalam mendesain, memproduksi, memasarkan, menyerahkan, dan mendukung produknya. Masing-masing aktivitas ini dapat mendukung posisi biaya relatif perusahaan dan menciptakan dasar diferensiasi. Cara sistematik untuk menganalisis sumber keunggulan bersaing adalah melalui semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan dan bagaimana semua aktivitas itu berinteraksi. Atas dasar permasalahan diatas, analisis rantai nilai (value chain) berdasarkan kegiatan dalam rangka memenuhi kepuasan konsumen sangat diperlukan bagi PT CA untuk memberikan informasi kepada manajemen mengenai kinerja pada aktivitas breeding, baik kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah maupun yang memberikan nilai tambah. Lebih jauh lagi, analisis rantai nilai berdasarkan kegiatan dapat membantu manajemen mengetahui core competencenya sehingga memiliki daya saing yang tinggi diantara perusahaan perunggasan lainnya. Rantai nilai menguraikan perusahaan menjadi aktivitas- aktivitas yang relevan secara strategis untuk memahami perilaku biaya dan sumber diferensiasi yang telah ada dan yang potensial. Perusahaan memperoleh keungggulan bersaing dengan melaksanakan aktivitas-aktivitas yang penting secara strategis dengan lebih murah atau lebih baik dibandingkan pesaing. dst.....
Collections
- MT - Business [4063]
