Analisis Strategi Pemasaran Obat Traditional Pt. Teguh Sindo Lestaritama
View/ Open
Date
2001Author
Kurniawati, Riza
Sumarwan, Ujang
Ratnawati, Anny
Metadata
Show full item recordAbstract
Obat tradisional telah lama dikenal di dunia termasuk oleh bangsa Indonesia. Bahan baku obat tradisional merupakan bahan-bahan alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. Pemanfaatannya dilakukan secara turun-temurun bahkan telah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia. Di zaman modern ini obat tradisional tetap berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal tersebut didorong pula dengan adanya kecenderungan back to nature, dimana obat tradisional dinilai kurang efek sampingnya dibandingkan obat modern yang bahan bakunya terutama berasal dari zat kimia murni. Industri obat tradisional mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pada tahun 1999 jumlah produsen sebanyak 808 buah dengan peningkatan sebesar 17.8% dari tahun sebelumnya (Dit. Jen. POM). Merek obat tradisional yang terdaftar pada Direktorat Pengawasan Obat Tradisional juga terus meningkat dari tahun 1995-1999 rata-rata sebesar 50.1% per tahun. PT. Teguhsindo Lestaritama merupakan perusahaan obat tradisional yang menghasilkan produk dengan merek Venaron dan Tribestan. Venaron berkhasiat untuk wasir sedangkan Tribestan berguna untuk menyehatkan dan menguatkan tubuh bagi pria (sehat pria). Sementara di pasaran juga tersedia berbagai merek obat tradisional lain yang berguna untuk wasir ataupun sehat pria. Kondisi tersebut dapat menimbulkan persaingan karena setiap produsen berupaya agar produknya bisa diterima konsumen dan laku di pasaran. Oleh karena itu PT. Teguhsindo Lestaritama memandang perlu merumuskan strategi pemasaran disesuaikan dengan lingkungan perusahaan dan perubahan yang terjadi dalam rangka mempertahankan dan mengembangkan usaha. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengevaluasi kebijakan pemasaran yang diterapkan perusahaan, (2) Menentukan posisi produk, (3) Mengidentifikasi faktor- faktor internal dan eksternal serta (4) Merumuskan alternatif strategi pemasaran bagi produk Venaron dan Tribestan. Penelitian dilaksanakan di PT. Teguhsindo Lestaritama yang berlokasi di Jakarta dari bulan Agustus sampai dengan Oktober 2000. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis siklus hidup produk, matriks BCG, matriks IFE/EFE dan matriks SWOT. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dokumen perusahaan, literatur dan pihak luar terkait. PT. Teguhsindo Lestaritama membidik segmen kelas menengah ke atas dengan pasar sasaran apotik. Penetapan harga Venaron dan Tribestan lebih tinggi dibandingkan harga produk pesaing. Pendistribusian produk dilakukan dengan menggunakan armada pemasaran dan distributor. Meskipun bisa dibeli bebas, perusahaan memperkenalkan produknya melalui kunjungan ke dokter-dokter oleh medical representatif serta menjadi sponsor pada seminar-seminar kedokteran. dst.....
Collections
- MT - Business [4063]
