Evaluasi Lapang Beberapa Klon Kentang Hibrida Somatik, Hasil Persilangan Dan Propagul Biji Botanis Dari Stek Mini
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi keragaan fenotipik tanaman kentang hasil fusi protoplas, hasil perbanyakan biji botanis, hasil persilangan dan kentang komersial yang ditanam dalam rumah kasa menggunakan propagul stek mini. Penelitian ini bertempat di kebun percobaan Pasir Sarongge IPB, Cipanas, Kabupaten Cianjur. Bahan tanaman yang diamati adalah tiga klon hasil fusi protoplas yaitu BFP5.6, Carni 1 (24) dan D25A, klon kentang hasil persilangan yaitu AW6, dua klon kentang hasil biji botanis yaitu PAS3063 dan PAS3064, dengan dua kultivar pembanding yaitu Granola dan Atlantik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan faktor tunggal yang terdiri dari delapan perlakuan yaitu 8 klon kentang. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sihingga terdapat 24 petak satuan percobaan. Setiap satuan'percobaan terdiri dari 60 tanaman yang ditanam dalam petak berukuran 2 m x 0.6 m dengan jarak tanam 10 cm x 20 cm. Analisis keragaman tanaman dilakukan dengan uji F (DMRT).

