Optimalisasi Portofolio Investasi menggunakan ESG Capital Market Indonesia
Date
2024Author
Gasmara, Dimas Dhanubrata
Achsani, Noer Azam
Bandono, Bayu
Metadata
Show full item recordAbstract
DIMAS DHANUBRATA GASMARA. Optimalisasi Portofolio Investasi
menggunakan ESG Capital Market Indonesia. Dibimbing oleh NOER AZAM
ACHSANI dan BAYU BANDONO.
Perkembangan investor pasar modal di Indonesia mengalami pertumbuhan
yang sangat pesat sehingga menyebabkan pergerakan pasar domestik yang semakin
volatile. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan jumlah pelaku pasar modal yang
meningkat cukup signifikan di tahun 2015-2022. Teori atau metode pembentukan
portofolio investasi optimal telah menjadi pembicaraan di kalangan praktisi pasar
modal dan akademisi dan pada tahun 1952 diperkenalkan metode optimalisasi
portofolio modern pertama dengan pendekatan unsur mean dan variance atau
dikenal dengan Teori Markowitz. Ilmu pengetahuan berkembang dan didapatkan
informasi bahwa Teori Markowitz tidak sensitif pada data yang memiliki unsur
skewness dan kurtosis sehingga dapat memberikan hasil yang bias sehingga
dilakukan pembentukan portofolio investasi optimal dengan unsur skewness dan
kurtosis menggunakan Polynomial Goal Programming (PGP). Penelitian ini
meneliti kinerja investasi emiten berbasis ESG di Indonesia khususnya ESG
Capital Market Indonesia dan dibandingkan dengan emiten dalam indeks LQ45.
Periode pengamatan yang digunakan pada peneltian ini dibagi menjadi tiga
periode waktu yang berbeda yaitu Global Financial Crisis 2008 (2007-2010), Non-
Global Financial Crisis (2011-2019), COVID-19 Pandemic (2020-2022)
menggunakan data harian dari Januari 2007 sampai dengan Desember 2022.
Simulasi yang yang digunakan pada penelitian adalah tiga kombinasi portofolio
investasi yang dilakukan pada setiap periode pengamatan dan metode yang
digunakan menggunakan MVSK model dan Teori Markowitz. Selanjutnya hasil
komposisi portofolio investasi yang terbentuk dihitung menggunakan Sharpe Ratio
(SR), Treynor Ratio (TR), dan Jensen Alpa.
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa metode MVSK Model dapat
memberikan kinerja lebih optimal dibandingkan dengan Teori Markowitz pada 3
periode waktu yang berbeda. Kombinasi portofolio dengan kinerja paling optimal
adalah kombinasi LQ45 dan ESG Capital Market Indonesia. Sedangkan bagi
investor yang memiliki preferensi risiko rendah dapat mempertimbangkan ESG
Capital Market Indonesia. Implikasi manajerial penelitian ini adalah strategi
pembentukan portofolio investasi menggunakan instrumen multi asset dapat
memberikan kinerja investasi yang lebih optimal sehingga penelitian ini dapat
menjadi referensi bagi perusahaan sekuritas di Indonesia untuk dapat memberikan
layanan investasi multi asset. Selain itu metode PGP dapat digunakan oleh manajer
investasi dalam pembentukan suatu portofolio investasi dalam bentuk reksandana
sehingga produk yang ditawarkan kepada client tepat sasaran sesuai dengan
preferensi risiko client.
Collections
- MT - Business [4063]
