View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Pengembangan Usaha Budidaya Udang Vannamei di Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.439Mb)
      Fulltext (4.115Mb)
      Date
      2024
      Author
      Qonita, Siti Mazidatul
      Purwono, Joko
      Feryanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Udang sebagai salah satu komoditas perikanan budidaya tambak yang harus ditingkatkan produksinya, hal ini dikarenakan udang merupakan andalan ekspor hasil perikanan Indonesia. Kecamatan Klirong merupakan salah satu daerah yang memiliki volume dan nilai produksi udang vannamei yang tinggi di Kabupaten Kebumen. Namun pada tahun 2018-2020 terjadi penurunan volume dan nilai produksi udang vannamei di Kecamatan Klirong. Selain penurunan volume dan nilai produksi, pendapatan petambak juga mengalami penurunan sekitar 50%. Olehkarenanya budidaya udang vannamei perlu dikembangkan untuk dapat meningkatkan pendapatan yang berpengaruh terhadap kesejahteraan bagi pembudidayanya. Hal ini mengingat adanya pengaruh usaha budidaya udang vannamei dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal yang mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Kecamatan Klirong. Perlunya strategi dalam pengembangan usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan bagi petambak udang vannamei di Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan, maka pengembangan kawasan perikanan budidaya menjadi penting sebagai alternatif pilihan usaha yang produktif. Analisis komoditas unggulan menjadi landasan pertimbangan untuk menentukan strategi pengembangan disuatu wilayah. Oleh karenanya perlu dilakukan analisis terkait komoditas basis atau unggulan di wilayah penelitian dalam mendukung upaya pengembangan usaha di wilayah tersebut. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis basis komoditas udang vannamei, mengklasifikasikan pertumbuhan usaha budidaya udang vannamei, dan merumuskan strategi pengembangan yang tepat bagi usaha budidaya udang vannamei di Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Terdapat beberapa aspek yang akan dianalisis dalam penelitian ini, diantaranya analisis Location Quotient (LQ), analisis Matrix Klassen, analisis Faktor Eksternal dan Internal serta SWOT, kemudian perumusan alternatif strategi menggunakan matrix QSPM. Berdasarkan hasil perhitungan nilai LQ bahwa komoditas udang vannamei di Kecamatan Klirong merupakan komoditas basis dengan nilai lebih dari 1 yaitu 1,18. Hal ini menunjukan bahwa komoditas udang vannamei di Kecamatan Klirong merupakan komoditas unggulan. Oleh karenanya, berdasarkan perhitungan nilai LQ sebagai indikator penentuan komoditas unggulan dalam penelitian kali ini maka komoditas udang vannamei di Kecamatan Klirong yang menjadi komoditas unggulan atau memiliki potensi untuk terus dikembangkan kedepannya. Hasil analisis menggunakan matrix tipologi klassen diperoleh menunjukkan bahwa komoditas udang vannemi di Kecamatan Klirong merupakan komoditas maju dan tumbuh lambat. Pada dasarnya komoditas maju dan tumbuh lambat yaitu komoditas yang kontribusinya terhadap nilai produksi pada tingkat kecamatan lebih besar dibandingkan kontribusi komoditi tersebut pada tingkat kabupaten, tetapi laju pertumbuhannya rendah dibandingkan dengan laju pertumbuhan ditingkat kabupaten. Komoditas udang vannamei yang berada dalam kondisi ini merupakan keadaan yang perlu dilakukan upaya untuk lebih meningkatkan kontribusinya. Oleh karenanya diperlukan suatu strategi terhadap komoditas udang vannamei agar komoditas udang vannamei mampu keposisi prima atau maju dan tumbuh cepat dengan melakukan strategi pengembangan usaha yang diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan udang vannamei di Kecamatan Klirong. Berdasarkan hasil analisa pada matriks SWOT menghasilkan duabelas strategi yang kemudian dianalisis menggunakan matriks QSPM untuk menentukan prioritas startegi dalam pengembangan usaha budidaya udang vaname di Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Strategi-strategi tersebut diantaranya 1) Mengimplementasikan praktik usaha tambak yang berfokus pada lingkungan seperti EAA dan IPAL serta penegakan aturan pemerintah mengenai perencanaan tata ruang dengan nilai STAS 5,942, 2) adopsi teknologi inovasi dan pengimplementasian digitalisasi dalam sistem produksi maupun pemasaran dengan nilai STAS 5,909, 3) menjalin hubungan yang baik dengan supplier/pemasok dan distributor/pelanggan serta memperluas pemasaran dengan nilai STAS 5,856, 4) membangun kerjasama dengan lembaga penelitian, akademisi dan pemasok input lokal melalui riset berkelanjutan untuk menciptakan benur yang berkualitas dengan harga terjangkau dengan nilai STAS 5,852, 5) mengoptimalkan peran penyuluh dalam pendampingan dan pembinaan dengan nilai STAS 5,840, 6) menjalin kerjasama antar produsen (petambak) untuk mencapai stabilitas harga jual dengan nilai STAS 5,834, 7) meningkatkan kompetensi SDM melalui kerja sama kelompok dan teknisi dalam sertifikasi kompetensi dan pelatihan teknis maupun manajerial dengan nilai STAS 5,817, 8) menerapkan sistem jaminan mutu (sertifikasi, standarisasi, dan traceability) dengan nilai STAS 5,678, 9) menerapkan SOP sesuai CBIB serta memastikan kualitas kesehatan udang vannamei dengan nilai STAS 5,613, 10) meningkatkan kemudahan dalam akses perizinan dan investasi untuk memerluas pangsa pasar dengan nilai STAS 5,588, 11) pengelolaan tambak dengan memanfaatkan bantuan pemerintah seperti permodalan, kemitraan, maupun perlindungan usaha bagi petambak udang vannamei dengan nilai STAS 5,583, 12) mengoptimalkan lahan dan benur untuk meningkatkan volume produksi udang vannamei dalam memenuhi peluang pasar udang vannamei yang tinggi dengan nilai STAS 5,550.
       
      Shrimp is one of the fishery commodities in pond farming that must be increased in production because shrimp are the mainstay of exports of Indonesian fishery products. Klirong District is one of the areas in Kebumen Regency that have a high volume and value of vannamei shrimp production. However, in 2018-2020, there was a decline in the importance and value of vannamei shrimp production in Klirong District. Apart from the reduction in production volume and value, farmers' income also decreased by around 50%. Therefore, vannamei shrimp farming needs to be developed to increase revenue, which has an impact on the welfare of the cultivators. This is because of the influence of vannamei shrimp farming in opening up employment opportunities for local communities, which can reduce poverty and unemployment rates in the Klirong District. There is a need for a strategy in business development so that it can increase income for vannamei shrimp farmers in Klirong District, Kebumen Regency. As an effort to improve welfare, the product of aquaculture areas is essential as an alternative productive business option. Analysis of superior commodities is the basis for consideration in determining development strategies in a region. Therefore, it is necessary to carry out an analysis regarding base or excellent things in the research area to support business development efforts in the area. The research aims to analyze the vannamei shrimp commodity base, classify the growth of vannamei shrimp farming businesses, and formulate appropriate development strategies for vannamei shrimp farming businesses in Klirong District, Kebumen Regency. Several aspects will be analyzed in this research, including Location Quotient (LQ) analysis, Klassen Matrix analysis, analysis of External and Internal Factors and SWOT, and then the formulation of alternative strategies using the QSPM matrix. Based on the results of calculating the LQ value, the vannamei shrimp commodity in Klirong District is a base commodity with a value of more than 1, namely 1.18. This shows that the vannamei shrimp commodity in Klirong District is a superior commodity. Therefore, based on the calculation of the LQ value as an indicator for determining excellent commodities in this research, the vannamei shrimp commodity in Klirong District is a superior commodity or has the potential to continue to be developed in the future. The results of the analysis using the Klassen typology matrix showed that the vannamei shrimp commodity in Klirong District is advanced and grows slowly. The results of the analysis using the Klassen typology matrix showed that the vannamei shrimp commodity in Klirong District is advanced and grows slowly. Basically, advanced and slow-growing commodities are commodities whose contribution to production value at the sub-district level is greater than the contribution of these commodities at the district level, but whose growth rate is low compared to the growth rate at the district level. The vannamei shrimp commodity which is in this condition is a situation where efforts need to be made to further increase its contribution. Therefore, a strategy is needed for the vannamei shrimp commodity so that the vannamei shrimp commodity can be in a prime or advanced position and grow quickly by implementing a business development strategy which is expected to increase the growth rate of vannamei shrimp in Klirong District. Based on the results of the analysis on the SWOT matrix, twelve strategies were produced which were then analyzed using the QSPM matrix to determine strategic priorities in developing vaname shrimp farming businesses in Klirong District, Kebumen Regency. These strategies include 1) Implementing pond business practices that focus on the environment such as EAA and IPAL as well as enforcing government regulations regarding spatial planning with a STAS value of 5.942, 2) adopting innovative technology and implementing digitalization in production and marketing systems with a STAS value 5.909, 3) establishing good relationships with suppliers/suppliers and distributors/customers and expanding marketing with a STAS value of 5.856, 4) collaborating with local input suppliers, academics and government research institutions to produce quality and cheap seeds through ongoing and sustainable research with a STAS value of 5.852, 5) optimizing the role of extension workers in mentoring and coaching with a STAS value of 5.840, 6) collaborating with other fish farmers in an effort to maintain selling price stability with a STAS value of 5.834, 7) improving HR competency through group and technician collaboration in competency certification and tennis and managerial training with a STAS value of 5.817, 8) implementing a quality assurance system (certification, standardization and traceability) with a STAS value of 5.678, 9) implementing SOP in accordance with CBIB and ensuring the health quality of vannamei shrimp with a STAS value of 5.613, 10) increasing ease of access to permits and investment to expand market share with a STAS value of 5.588, 11) managing ponds by utilizing government assistance such as capital, partnerships and business protection for vannamei shrimp farmers with a STAS value of 5.583, 12) optimizing land and fry to increase the production volume of vannamei shrimp to meet the high market share of vannamei shrimp with a STAS value of 5.550.
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155207
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository