View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Rantai Nilai Industri Teri Nasi yang Berkelanjutan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (260.4Kb)
      Fulltext (1.989Mb)
      Lampiran (572.9Kb)
      Date
      2024
      Author
      Huda, Cindy Septiany
      Nurani, Tri Wiji
      Sondita, Muhammad Fedi Alfiadi
      Muninggar, Retno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permasalahan perikanan di Kabupaten Sumenep sangat kompleks, dimulai dari penangkapan hingga pemasaran. Masalah utama meliputi penurunan produktivitas, kurangnya fokus pemerintah pada pengelolaan rantai pasok ikan teri nasi, dan keterbatasan informasi relevan. Penelitian bertujuan menciptakan model rantai pasok yang efisien, bisnis berkelanjutan, dan menguntungkan semua pelaku usaha, termasuk nelayan dan pengrajin teri nasi. Pendekatan sistem mencakup analisis kebutuhan, formulasi masalah, dan rekayasa model awal dengan diagram causal loop dan input-output. Hasil menunjukkan rantai pasok ikan teri nasi di Sumenep melibatkan tujuh pelaku utama: nelayan, pengepul, pemasok besar, industri ekspor, perusahaan induk, pengolah teri nasi krispi, dan konsumen akhir. Selanjutnya, ada tiga aliran utama: barang (hulu ke hilir), uang (hilir ke hulu dan hulu ke hilir), dan informasi (hulu ke hilir dan hilir ke hulu). Analisis nilai tambah pengolahan teri nasi di Sumenep rendah, rata-rata kurang dari 50%. Model menunjukkan target minimum produksi dan keuntungan untuk setiap pelaku usaha, termasuk nelayan pemilik kapal (1.538 kg, Rp33.846.154), pengepul (3.304 kg, Rp111.000.000), pemasok besar (314 kg, Rp35.000.000), perusahaan chirimen (1.094 kg, Rp218.776.551), dan pengolah teri nasi krispi (2 kg, Rp275.735), yang mana tiap mata rantai membutuhkan volume sekian dengan jumlah keuntungan tersebut untuk mendapatkan target minimum produksi yang ideal.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/154700
      Collections
      • MT - Fisheries [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository