Tinjauan Tiga Putusan Pengadilan Pajak terkait Sengketa Transfer Pricing Pembayaran Royalti dengan Nilai di Bawah Rentang Kewajaran
Abstract
Transfer pricing dilakukan untuk optimalisasi perusahaan, tetapi ada perusahaan yang menggunakan untuk penghindaran pajak. Perusahaan harus meyakinkan bahwa transfer pricing wajar dengan membuat Transfer Pricing Documentation (TP Doc). TP Doc nantinya akan diperiksa oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), jika TP Doc bermasalah akan timbul sengketa pajak transfer pricing. Sengketa tersebut timbul dikarenakan perbedaan persepsi dalam penggunaan metode atau pemilihan data pembanding; pembuktian eksistensi dan manfaat pembayaran royalti; atau kewajaran transaksi pembayaran royalti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sengketa transfer pricing yang terjadi terkait dengan transaksi pembayaran royalti dan bagaimana rekomendasi yang dapat diambil oleh perusahaan untuk mencegah kasus serupa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan dan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu mengetahui permasalahan yang terjadi dalam sengketa transfer pricing atas transaksi pembayaran royalti serta rekomendasi untuk mencegah kasus serupa yaitu dengan menyusun TP Doc dengan tepat serta menyerahkan kepada DJP tepat waktu; menggunakan metode transfer pricing yaitu Comparable Uncontrolled Price (CUP) untuk transaksi royalti; menggunakan data pembanding yang tepat dan kriteria pencarian data pembanding yang sesuai; serta menerapkan tahapan pendahuluan sebelum menerapkan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha. Transfer pricing is conducted for the optimization of companies, but some
companies use it for tax avoidance. Companies must ensure that transfer pricing is
at arm's length by preparing TP Doc. The TP Doc will be examined by the DJP,
and if there are issues with the TP Doc, transfer pricing tax disputes may arise.
These disputes arise due to differing perceptions on method usage or selection of
comparables; proof of the existence and benefits of royalty payments; or the
reasonableness of royalty transactions. This study aims to understand how transfer
pricing disputes occur related to royalty payment transactions and to provide
recommendations for companies to prevent similar cases. The research method
used is a descriptive qualitative approach with literature studies and interviews.
The results of this study identify common issues in transfer pricing disputes over
royalty payment transactions and offer recommendations to prevent similar cases.
These recommendations include preparing the TP Doc accurately and submitting
it to the DJP on time; using the CUP method for royalty transactions; selecting
appropriate comparables and suitable search criteria; and conducting preliminary
steps before applying the arm's length principle
Collections
- UT - Accounting [440]
