Evaluasi Waste Time Pada Proses Produksi Jok Versa S Menggunakan Konsep Lean Manufacturing di PT Laksana Bus Manufaktur
Abstract
Lean yaitu suatu cara agar meminimasi waste dan untuk meningkatkan nilai tambah suatu produk terhadap pelanggan dengan cara perbaikan terus menerus. Salah satu jenis waste adalah waste time yang berarti terdapat waktu pekerjaan yang tidak memiliki nilai tambah dan kurang efektif. PT Laksana Bus Manufaktur memproduksi jok bus dengan berbagai tipe, salah satunya tipe Versa S. Dalam produksinya, persentase uptime yang ditetapkan oleh perusahaan sebesar 70% atau kelonggaran 30%, sedangkan hasil pengamatan masih dibawah angka tersebut. Value Stream Mapping digunakan untuk memvisualisasikan suatu proses produksi dalam bentuk Diagram Pemetaan. Process Activity Mapping digunakan untuk menganalisis aktivitas pada setiap Workcenter. Terdapat 84 aktivitas dengan aktivitas value added activity yaitu berjumlah 36 aktivitas dan memiliki persentase 67,56%. Selanjutnya dianalisis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis untuk menentukan mana waste yang paling tinggi nilai Risk Priority Number (RPN). Nilai RPN tertinggi pada setiap Workcenter akan dieliminasi untuk melihat berapa perubahan uptime dengan standar perusahaan. Rekomendasi perbaikan yang diberikan yaitu continuous improvement. Untuk mengurange waste transportation perlu dilakukan evaluasi tata letak.
