Soft Cookies Labu Kuning (Cucurbita moschata) Kaya Beta Karoten Sebagai Peningkat Imunitas Tubuh
Abstract
Labu kuning (Cucurbita moschata) adalah komoditas pertanian yang banyak dibudidayakan di Indonesia, dengan kandungan beta karoten pangannya yang tinggi, labu kuning masih jarang digunakan dalam produk pangan olahan. Maka, untuk meningkatkan penjualan labu kuning diperlukan inovasi yang menarik dengan cara melakukan modifikasi resep dibuat menjadi soft cookies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima (warna, aroma, tekstur, dan rasa) pada hidangan soft cookies labu kuning untuk remaja. Desain penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan penambahan labu kuning pada F1 (27%) dan F2 (45%). Penambahan labu kuning memberikan perbedaan yang signifikan pada warna dan tekstur, namun tidak memberikan perbedaan yang nyata pada rasa dan aroma. Daya terima panelis terhadap soft cookies labu kuning lebih unggul pada formula 1 mulai dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa. Kandungan gizi pada satu kemasan formula terpilih yaitu energi 229 Kal, protein 2,5 g, lemak 10,0 g, karbohidrat 32,8 g dan beta karoten 152,4 mcg. Pada satu kemasan 5 buah dengan takaran saji 50g formula ini memiliki kontribusi terhadap AKG pada usia produktif 16 – 29 tahun yaitu energi 10%, protein 3%, lemak 14% dan karbohidrat 9%.
