Hubungan Temperamen dan Keberhasilan Positive Reinforcement Training Tindakan Injeksi pada Macaca fascicularis Dewasa
Date
2024Author
Salsabila, Luna
Agungpriyono, Srihadi
Dewi, Fitriya Nur Annisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Monyet ekor panjang (MEP) atau Macaca fascicularis merupakan satwa primata yang sering digunakan untuk penelitian biomedis karena memiliki kemiripan biologis dengan manusia. Aspek kesejahteraan hewan perlu diperhatikan dalam tindakan pemeliharaan kesehatan maupun penelitian. Positive reinforcement training (PRT) menjadi satu di antara metode yang dapat meningkatkan kesejahteraan hewan. Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan temperamen dan keberhasilan PRT dalam pembentukan perilaku yang mendukung agar MEP jantan dewasa dapat menerima injeksi intramuskuler tanpa paksaan atau pengendalian. Penelitian diawali dengan melakukan penilaian temperamen pada 13 individu MEP. Diperoleh tiga MEP tipe temperamen exploratory dan tiga MEP tipe temperamen moderate untuk dilatih dengan prosedur PRT. Proses PRT dibagi menjadi dua prosedur pelatihan yaitu pelatihan target dan pelatihan untuk membentuk perilaku yang mendukung posisi menerima injeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh MEP dewasa berhasil menyelesaikan pelatihan target, dan MEP dengan tipe temperamen exploratory membutuhkan 2,66 ± 2,08 sesi latihan sedangan MEP tipe moderate membutuhkan 7,66 ± 5,50 sesi latihan. Pada akhir studi, hanya MEP tipe exploratory yang dapat tuntas mencapai tahap akhir PRT yakni mampu terbentuk perilaku sukarela menerima injeksi setelah 18 ± 1,4 sesi latihan. Penelitian ini menunjukan bahwa MEP jantan dengan temperamen exploratory memiliki kemampuan belajar lebih tinggi dibandingkan dengan moderate sehingga meningkatkan keberhasilan PRT untuk membentuk perilaku yang mendukung proses injeksi.
