Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Ketepeng Cina (Cassia alata) sebagai Laksatif pada Tikus yang Diinduksi Loperamide
Abstract
Konstipasi merupakan suatu gangguan pada saluran pencernaan yang ditandai oleh penurunan frekuensi defekasi dan jumlah feses, perubahan konsistensi feses menjadi keras, serta kesulitan defekasi. Konstipasi dapat diatasi dengan pemberian laksatif sebagai terapi farmakologis. Studi ini bertujuan mengetahui efektivitas daun ketepeng cina (Cassia alata atau Senna alata) dan dosis paling efektifnya sebagai laksatif alami dalam menangani konstipasi pada tikus yang diinduksi konstipasi dengan loperamide. Ketepeng cina mengandung beberapa komponen bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan antrakuinon yang berpotensi sebagai laksatif. Pengujian efektivitas laksatif dari ekstrak etanol daun ketepeng cina (EKC) dilakukan dengan metode pengukuran parameter feses dan rasio transit intestinal. Hasil pengamatan dan analisis data menunjukkan bahwa EKC pada dosis 100 mg/kgBB terbukti efektif sebagai laksatif pada tikus yang diinduksi konstipasi menggunakan loperamide. Aktivitas laksatif dari EKC pada dosis 100 mg/kgBB ditunjukkan oleh peningkatan pada semua parameter yaitu jumlah feses, bobot feses, kadar air feses, dan motilitas usus.
