Identifikasi dan Resistansi Bakteri Enterococcus sp. yang Diisolasi dari Sugar Glider (Petaurus breviceps) terhadap Beberapa Antibiotik
Abstract
Sugar glider merupakan mamalia eksotik yang popular dipelihara belakangan ini. Tingginya frekuensi kontak secara langsung antar sugar glider dan manusia menjadi sumber penularan infeksi bakteri. Salah satu bakteri pada pencernaan sugar glider yang berpotensi sebagai patogen dan memiliki kemampuan multi-resistan adalah Enterococcus sp. Uji kepekaan bakteri terhadap antibiotik dapat menjadi informasi baru perkembangan sifat resistan bakteri dan dugaan pencemaran resistansi bakteri pada lingkungan dan pakan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan Enterococcus sp. pada sugar glider dan resistansinya terhadap antibiotik. Identifikasi koloni bakteri dari 10 sampel feses sugar glider secara makroskopis, mikroskopis, dan uji biokimia. Uji resistansi antibiotik menggunakan metode difusi cakram menurut Kirby Bauer dengan 7 antibiotik yang diuji. Koloni bakteri teridentifikasi sebagai 13 isolat Enterococcus sp., terdiri atas 8 isolat Enterococcus faecalis dan 5 isolat Enterococcus faecium. Enterococcus faecalis dan Enterococcus faecium resistan pada antibiotik asam nalidiksat, gentamisin, sefotaksim, trimetoprim-sulfametoksazol; intermediet pada eritromisin; sensitif pada oksitetrasiklin dan doksisiklin.
