Analisis Kondisi Iklim Terhadap Serangan Ulat Grayak (Spodoptera exigua) Pada Tanaman Bawang Merah di Kabupaten Majalengka
Abstract
Bawang merah (Allium ascalanium L.) adalah salah satu tanaman hortikultura yang
bernilai ekonomis tinggi yang dikonsumsi oleh sebagian besar penduduk Indonesia.
Provinsi Jawa Barat adalah salah satu provinsi penghasil bawang merah utama
terbesar yang tersebar di empat sentra wilayah yaitu Kabupaten Cirebon,
Kabupaten Bandung, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Garut. Kabupaten
Majalengka memiliki produktivitas bawang merah yang terus meningkat setiap
tahunnya. Upaya peningkatan produksi bawang merah sering menghadapi kendala
berupa terjadinya serangan hama dan penyakit yang menyebabkan gagal panen atau
minimal hasil panen berkurang. Kendala yang sering dihadapi oleh masyarakat dalam
bertani bawang merah adalah serangan berbagai hama yang menimbulkan penyakit
pada tanaman bawang merah. Salah satu hama penting yang menyerang tanaman
bawang merah adalah ulat bawang (Spodoptera exigua). Tujuan penelitian ini
menganalisis kondisi iklim terhadap serangan hama ulat grayak pada tanaman
bawang merah berdasarkan nilai Ecoclimatic Index (EI) di Kabupaten Majalengka.
Analisis ini menggunakan model Climex dengan fungsi compare years untuk
mendapatkan nilai EI. Keluaran compare years EI bulanan bernilai antara 0 sampai
100 (tidak sesuai hingga sangat sesuai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kelembaban merupakan faktor utama yang berpengaruh terhadap perkembangan
hama.
