Evaluasi Metode Soil Conservation Service (SCS) dan Snyder pada HEC-HMS dalam Memodelkan Debit Aliran DAS Bodri
Date
2024-04-04Author
Handoko, Triatma Bagus Jati
Santikayasa, I Putu
Metadata
Show full item recordAbstract
Daerah Aliran Sungai (DAS) Bodri merupakan salah satu DAS yang sering mengalami kejadian banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi. Curah hujan dan karakteristik suatu DAS mempengaruhi debit aliran sungai. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil simulasi debit aliran model dengan debit observasi, serta untuk mengidentifikasi metode yang paling sesuai pada DAS Bodri. HECHMS digunakan untuk memodelkan debit aliran dengan menggunakan metode SCS dan Snyder. Data yang digunakan dalam pemodelan yaitu data curah hujan harian, DEM, jenis tanah, dan tutupan lahan. Nilai debit puncak hidrograf aliran pengamatan sebesar 234.40 m3/s, sedangkan nilai debit puncak hidrograf aliran model SCS dan Snyder berturut-turut sebesar 154.30 dan 134.90 m3/s. Hidrograf aliran model SCS menghasilkan nilai NSE sebesar 0.38, sedangkan nilai NSE pada Snyder sebesar 0.27. Nilai NSE yang dihasilkan dipengaruhi oleh parameter yang digunakan. Berdasarkan nilai NSE tersebut, metode SCS lebih sesuai digunakan untuk DAS Bodri.
