Analisis Nilai Ekonomi Wisata Ruang Terbuka Hijau Taman Udayana Kota Mataram
Abstract
Peningkatan jumlah penduduk di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah
menekankan pentingnya peran Taman Kota Udayana sebagai ruang publik hijau
terbesar di Kota Mataram. Taman ini berfungsi sebagai tempat rekreasi dan interaksi
sosial bagi penduduk kota, yang sulit ditemukan di tengah keramaian perkotaan.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengidentifikasi persepsi pengunjung terhadap
RTH kawasan wisata Taman Udayana Mataram. (2) Mengestimasi besarnya nilai
ekonomi wisata dari RTH Taman Udayana Mataram. (3) Menganalisis faktor-faktor
yang memengaruhi tingkat kunjungan wisata RTH Taman Udayana Mataram.
Metode yang digunakan adalah analisis skala Likert, regresi linear berganda, dan
Travel Cost Method (TCM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengunjung
memberikan persepsi yang positif dengan skor 3,40. Estimasi nilai ekonomi wisata
Taman Udayana sebesar Rp 27.405.000.000 per tahun. Terdapat tiga faktor yang
berpengaruh secara signifikan dalam memengaruhi kunjungan Taman Udayana,
yaitu biaya perjalanan, jumlah pendapatan dan persepsi The increasing population in Mataram City, West Nusa Tenggara, has
emphasized the importance of Taman Kota Udayana as the largest green public
space in the city. This park serves as a recreational area and social interaction venue
for city residents, which is difficult to find amidst urban bustle. The objectives of this
research are: (1) To identify visitors' perceptions of the green open space (GOS) in
Taman Udayana Mataram. (2) To estimate the economic value of tourism in the GOS
of Taman Udayana Mataram. (3) To analyze the factors influencing the level of
tourism visits to the GOS of Taman Udayana Mataram. The methods used are Likert
scale analysis, multiple linear regression, and the Travel Cost Method (TCM). The
results of this research show that visitors have a positive perception with a score of
3.40. The estimated economic value of tourism in Taman Udayana is Rp
27,405,000,000 per year. There are three factors that significantly influence visits to
Taman Udayana: travel costs, income levels, and perceptions.
