View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pola konsumsi daging sapi dan kerbau pada konsumen rumah tangga di daerah Kotamadya Pekanbaru

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (9.166Mb)
      Date
      1994
      Author
      Dewi, Mawar
      Moesa, Zulfikar
      Atmakusuma, Juniar
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dengan semakin pesatnya pelaksanaan pembangunan diharapkan tingkat kese- jahteraan masyarakat akan semakin meningkat. Salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan tersebut adalah dengan mengetahui pola konsumsi masyarakat, termasuk konsumsi daging sapi dan kerbau yang masih dianggap sebagai pangan mewah bagi sebagian masyarakat. Adanya perbedaan wilayah geografis yang diikuti pula dengan timbulnya keragaman dari faktor-faktor sosial, ekonomi dan demografi masyarakat akan mempengaruhi pola konsumsi suatu wilayah tertentu. Hal ini menyebabkan perlu dilakukannya suatu studi tentang pola konsumsi masyarakat secara makro maupun mikro. Penelitian ini dilaksanakan di Daerah Kotamadya Pekanbaru, mulai tanggal 5 Mei sampai 30 Juni 1993. Tujuan penelitian ini ialah untuk; (a) Memberikan gambaran mengenai pola konsumsi daging sapi dan kerbau, kaitannya dengan selera, proses pembelian, alokasi pengeluaran rumah tangga serta tingkat konsumsi daging sapi dan kerbau, dan (b) Menentukan fungsi permintaan daging sapi dan kerbau serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging sapi dan kerbau pada konsumen rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah metode survei. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara langsung pada konsumen rumah tangga dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling), yaitu sebanyak 75 rumah tangga yang tersebar di tiga wilayah Kecamatan (Pekanbaru Kota, Bukit Raya dan Sail). Selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan tabulasi sederhana untuk mendeskripsikan pola konsumsi dan analisis fungsi permintaan untuk menduga fungsi permintaan serta mengetahui fak- tor-faktor yang mempengaruhi konsumsi daging sapi dan kerbau. Dari fungsi permintaan yang didapat, dihitung juga elastisitas permintaan terhadap pendapatan total, harga daging sapi dan kerbau dan harga daging ayam ras yang diduga sebagai komoditi subsitusi. Pola konsumsi masyarakat Pekanbaru jika ditinjau dari selera menunjukan bahwa sebagian besar konsumen menyukai daging sapi dari pada kerbau (76,74 % vs 23,26%), meskipun pada kenyataannya daging kerbau lebih banyak dikonsumsi yang dapat dilihat dari jumlah pemotongannya. Hal ini disebabkan karena jumlah ternak kerbau yang masuk ke daerah ini lebih banyak dari ternak sapi. Selanjutnya diketahui juga bahwa sebagian besar rumah tangga membeli daging sapi dan kerbau dalam bentuk segar di pasar tradisional dengan frekuensi rata-rata pembelian 4,63 ± 3,34 kali per bulan. Konsumsi rata-rata daging sapi dan kerbau adalah 0,6227 kg/kapita/bulan. Alokasi pengeluaran rumah tangga di Kotamadya Pekanbaru menunjukan bahwa pengeluaran untuk makanan lebih besar dari pengeluaran untuk kebutuhan non makanan (62,48% vs 37,52%). Jika dilihat dari gerak persentase pengeluaran untuk konsumsi makanan, non makanan serta daging sapi dan kerbau, menunjukan tendensi yang berbeda. Persentase pengeluaran untuk konsumsi daging sapi dan kerbau relatif mengikuti gerak pengeluaran bahan makanan secara umum, yaitu cenderung semakin menurun dengan meningkatnya tingkat pendapatan. Hal ini menunjukan bahwa pengeluaran untuk konsumsi daging sapi dan kerbau erat hu- bungannya dengan pengeluaran untuk makanan secara umum. Berdasarkan analisis fungsi permintaan diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi permintaan daging sapi dan kerbau, berturut-turut adalah; pendapatan total keluarga (p<0,00001), tingkat pendidikan penentu konsumsi (p<0,00001), harga daging sapi/kerbau (p<0,01) dan harga daging ayam ras (p<0,1). Selanjutnya didapat juga nilai elastisitas pendapatan (Ep) sebesar 0,1037, elas- tisitas harga (Eh) sebesar -0,0902 | dan elastisitas silang (Es) sebesar -0,4072….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152610
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository