View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penyusunan rencana umum tata ruang peternakan kambing di kabupaten Purbalingga

      Thumbnail
      View/Open
      full text (7.621Mb)
      Date
      1998
      Author
      Devi, Dian Mustika
      Setyono, Dwi Joko
      Sehabudin, Ujang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga, Propinsi Jawa Tengah, pada bulan Maret 1998. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sebaran wilayah- wilayah pengembangan agribisnis peternakan kambing, yang mencakup wilayah pembibitan, budidaya, pengolahan hasil ternak, dan pemasaran ternak dan hasil ternak kambing, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi masing-masing wilayah tersebut. Rencana Umum Tata Ruang Peternakan (RUTRP) Kambing ini disusun dengan berpedoman pada struktur tata ruang kabupaten yang terdapat dalam Rencana Umum Tata Ruang Daerah (RUTRD) Tingkat II Purbalingga. Struktur tata ruang kabupaten telah membagi wilayah Kabupaten Purbalingga menjadi tiga Satuan Wilayah Pengembangan (SWP). Wilayah pembibitan ternak kambing ditentukan berdasarkan kepemilikan fasilitas pembibitan untuk ternak kambing, seperti unit Inseminasi Buatan (IB). Wilayah budidaya ternak kambing ditentukan berdasarkan populasi ternak kambing tertinggi, perkembangan populasi ternak kambing tertinggi, dan kepadatan ternak kambing tertinggi. Kemudian ditentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya populasi, perkembangan populasi, dan kepadatan ternak kambing tersebut melalui analisis korelasi, dengan menggunakan program SPSS. Kecamatan yang memiliki faktor-faktor tersebut ditetapkan sebagai wilayah budidaya ternak kambing. Selanjutnya, wilayah budidaya ternak kambing juga ditentukan berdasarkan Kapasitas Tampung Ternak (KTT) yang tinggi untuk masa yang akan datang (sampai sepuluh tahun ke depan). Wilayah pengolahan hasil ternak kambing didasarkan pada ketersediaan fasilitas pengolahan hasil ternak kambing di setiap kecamatan; sedangkan wilayah pemasaran ternak dan hasil ternak kambing didasarkan pada kecamatan-kecamatan dengan kepadatan penduduk tinggi, yang merupakan indikator terkonsentrasinya konsumen pada kecamatan-kecamatan tersebut.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152546
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository