View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis kebutuhan lahan budidaya sapi perah di Kabupaten Sleman D.I.Yogyakarta

      Thumbnail
      View/Open
      full text (6.841Mb)
      Date
      1999
      Author
      Wijayatri, Sri Kuning Suluh
      Setyono, Dwi Joko
      Rindayati, Wiwiek
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sleman pada bulan Januari hingga bulan Pebruari 1999. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui berapa kebutuhan lahan untuk budidaya sapi perah di tingkat peternak (2) Memprediksikan kebutuhan lahan yang akan diperlukan untuk budidaya sapi perah pada masa yang akan datang di Kabupaten Sleman sesuai dengan trend perkembangan populasi yang terjadi (3) Mengetahui ketersediaan lahan di Kabupaten Sleman dan Propinsi DIY. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif, teknik peramalan sederhana dengan rumus (1) Pt = Po + r. t. Po, (2) Pt = Po (1+r)', (3) Lht = Sp.Pt dan analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepemilikan lahan oleh peternak adalah 3.906 m². Rata-rata kepemilikan ternak 2,8 ST, ukuran kandang yang disediakan rata-rata 3,04 m²/ST. Penyediaan lahan untuk kebun rumput potongan rata-rata 745,69 m²/ST. Koefisien korelasi untuk lahan kandang dan lahan hijauan (m²/ST) dan skala usaha (ST) adalah -0,45 dan -0,74. Hubungan yang negatif tersebut mengisyaratkan bahwa jika skala usaha bertambah, maka penyediaan lahan akan menurun. Dari besaran penyediaan lahan di tingkat peternak kemudian dapat diketahui kebutuhan untuk wilayah kabupaten melalui teknik peramalan sederhana. Dengan tahun awal 1997 dan pertumbuhan populasi (r selama 10 tahun terakhir), yang dibedakan menjadi tiga kategori pertumbuhan yakni r<1, 1<r<5 dan r>5, maka kebutuhan pada tahun 2005 dan 2010 pada masing-masing kategori pertumbuhan adalah sebesar 127,46 Ha dan 125,91 Ha, 160,79 Ha dan 183,62 Ha, 249,37 Ha dan 374,64 Ha.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152537
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository