View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Motilitas dan membran palsma utuh spermatozoa pada semen cair kemasan straw minitub dan semen beku kambing saanen dalam pengencer tris dan laktosa-kuning telur

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.541Mb)
      Date
      2002
      Author
      Amalia, Yasmin
      Yusuf, Tuty L.
      Tambing, Surya Natal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Masalah yang timbul dalam penyimpanan atau pengawetan semen kambing adalah belum didapatkannya komposisi larutan pengencer yang baik untuk mempertahankan viabilitas, motilitas dan fertilitas spermatozoa selama pengenceran, pembekuan dan inseminasi pada betina. Keberhasilan pengadaan semen cair dan semen beku kambing harus didukung dengan persiapan pengencer yang disesuaikan dengan kondisi ejakulat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas (motilitas dan Membran Plasma Utuh (MPU)) spermatozoa kambing Saanen pada semen cair dan semen beku dalam pengencer Tris dan laktosa kuning telur serta hubungannya dengan waktu penyimpanan. Semen segar dievaluasi secara makroskopis dan mikroskopis, diencerkan dengan pengencer Tris KT dan Laktosa KT lalu dikemas dalam ministraw sistem minitüb dan diproses lebih lanjut menjadi semen cair dan semen beku. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa motilitas spermatozoa semen cair lebih baik pada pengencer Tris KT (60,00%) pada penyimpanan 12 jam dengan penurunan motilitas 11,67%. Sedangkan pengencer Laktosa KT (41,67%) dengan penurunan motilitas 29,16%. Dalam waktu penyimpanan 24 jam pada pengencer Tris KT terjadi penurunan motilitas sebanyak 27,5% dan pengencer Laktosa KT 35,84%. Motilitas spermatozoa setelah thawing tidak berbeda nyata (p>0,05), namun sedikit lebih tinggi persentasenya pada pengencer Tris KT, yaitu 43,33% dan 39,17% pada pengencer Laktosa KT. Penyimpanan semen setelah thawing dalam lemari es masih dapat dipertahankan hingga 35-40% pada kedua pengencer untuk waktu penyimpanan 50 menit dengan penurunan motilitas sekitar 3-4%. Motilitas spermatozoa dalam pengencer Tris KT setelah penyimpanan 90 menit dan 60 menit pada pengencer Laktosa KT mengalami penurunan yang drastis. Disimpulkan bahwa pengencer Tris KT memberikan hasil yang lebih baik dalam mempertahankan persentase motilitas spermatozoa pada semen cair maupun semen beku setelah thawing dibandingkan pengencer laktosa KT.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152347
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2186]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository