Analisis pengamanan bahan baku pabrik gula Sindanglaut
Abstract
Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok yang penting dalam kehidupan manusia. Konsumsi gula nasional terus meningkat, dimana besarnya peningkatan ini belum dapat diimbangi dengan besarnya peningkatan produksi gula nasional. Oleh karena itu, peningkatan produksi gula nasional harus dapat ditingkatkan lagi guna mencukupi kebutuhan konsumsi gula nasional, serta mengurangi ketergantungan terhadap gula impor.
Salah satu komponen penting yang perlu dianalisis untuk menjamin kelangsungan produksi dan mutu produk adalah pengadaan bahan baku. Dalam hal pengadaan bahan baku, pabrik gula sangat membutuhkan petani guna menjamin pasokan tebu secara kontinu. Untuk itu, kesediaan petani dalam menanam tebu dan bekarjasama dengannya sangat diperlukan. Salah satu faktor yang mempengaruhi minat petani untuk menanam tebu adalah tingginya laba yang akan diperoleh dari usahatani ini. Oleh karena itu, petani tebu akan beralih menanam komoditi lainnya apabila laba dari usahatani tebu lebih rendah daripada usahatani lainnya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan dari penulisan ini adalah menganalisis laba yang akan diperoleh dari masing-masing usahatani tebu dan tanaman kompetitifnya, menghitung tingkat keuntungan relatif tanaman tebu terhadap tanaman kompetitif lainnya dalam upaya pengamanan bahan baku di pabrik gula Sindanglaut, serta mengetahui dan merumuskan upaya yang sebaiknya dilakukan PG Sindanglaut untuk mengamankan bahan baku tebu.
Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk meninjau pengamanan dalam pengadaan bahan baku tebu yang dilakukan pabrik gula, serta usaha yang dilakukan pabrik gula dalam mengamankan bahan baku tersebut. Sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis laba dan rasio R/C usahatani tebu dan tanaman kompetitif tebu. ...
