View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kejadian kawin berulang (repeat breeder) pada sapi perah : Studi kasus di PT Taurus Dairy Farm Cicurug, Sukabumi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (5.609Mb)
      Date
      2002
      Author
      Wagimin
      Achjadi, Kurnia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Besarnya kasus kawin berulang (Repeat Breeder) yang terjadi pada peternakan sapi perah rakyat di jalur persusuan pulau Jawa sebesar 28,3% pada tahun 1990 sampai dengan tahun 1992 menyebabkan kerugian yang besar bagi peternak dalam bentuk penurunan produksi susu, peningkatan service perconception dan besarnya biaya penanggulangan yang harus dikeluarkan oleh peternak. Dari hasil studi kasus di PT. Taurus Dairy Farm, diperoleh data kejadian kawin berulang rata-rata perbulan sebesar 13,2% pada tahun 1999 dan 10,4% pada tahun 2000. Persentase kejadian kasus ini lebih kecil bila dibandingkan dengan kejadian kawin berulang yang terjadi di jalur peternakan rakyat pulau Jawa (28,3%) dan masih di bawah kejadian kasus yang diperoleh dari 100 ekor sapi perah di Amerika sebesar 16%. Kejadian kawin berulang pada ternak bisa disebabkan oleh kematian embrio dini dan kegagalan fertilisasi yang dipicu oleh faktor pelaksanaan inseminasi buatan, kondisi uterus, lingkungan, kegagalan ovulasi dan genetik. Dari faktor pemicu kejadian kawin berulang tersebut yang mempunyai kemungkinan menjadi penyebab terbesar kawin berulang di PT. Taurus Dairy Farm adalah pelaksaan inseminasi buatan dan faktor lingkungan. Dua faktor ini sangat erat kaitannya dengan faktor kesalahan manusia (human error) dalam pemeliharaan sapi perah. Sementara itu penanganan atau pengobatan kasus kawin berulang di PT. Taurus Dairy Farm dikelompokkan kedalam dua bagian. Bagian pertama sapi yang diobati dengan menggunakan preparat hormonal yang di suntikan secara intra muskuler dan bagian kedua adalah sapi yang diobati dengan preparat antibiotik. Dari ilustrasi penanganan yang dilakukan pada bulan Januari 1999 dan 2000 didapatkan hasil bahwa penanganan kawin berulang dengan preparat hormonal untuk kasus di Taurus Dairy Farm masih lebih baik dibandingkan dengan pemberian antibiotik. Dengan pemberian preparat hormonal (PGF2a) kesembuhan yang didapat sebesar 60 % pada tahun 1999 dan 100% pada tahun 2000. Sedangkan pemberian antibiotik menberikan kesembuhan sebesar 0% pada tahun 1999 dan 50% pada tahun 2000….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152065
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository