View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi penciri mutu benih kedelai (Glycine max (L.) Merrill) varietas wilis selama penyimpanan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (9.148Mb)
      Date
      2003
      Author
      Ismatullah
      Wirawan, Baran
      Qadir, Abdul
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan peubah yang paling tepat untuk menggambarkan penciri mutu benih di penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih dan Laboratorium Cendawan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Institut Pertanian Bogor. Benih kedelai varietas Wilis disimpan di ruang penyimpanan dengan kondisi ruang kamar (RH-80-90% dan t=27-31°C). Penyimpanan benih dilakukan terhadap lot benih setelah panen, disimpan 1 bulan hingga disimpan 7 bulan, sehingga diperoleh 8 variasi tingkat viabilitas benih. Delapan lot benih tersebut diuji viabilitasnya dengan menggunakan peubah daya berkecambah (DB), berat kering kecambah normal (BKKN), potensi tumbuh maksimum (PTM), kecepatan tumbuh (Ker), keserempakan tumbuh (Ksr), kecambah normal hitungan pertama (KN1), daya hantar listrik (DHL), kadar air benih (KA), bobot 1000 butir (BSB), persen benih normal pada uji Tetrazolium (TTZ). Analisis data dilakukan terhadap data yang telah ditransformasi ke skor Z, kemudian dianalisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua peubah yang digunakan dapat memberikan keragaman terhadap viabilitas benih, sehingga dapat mendeteksi penurunan mutu benih selama di penyimpanan. Peubah DB dipilih sebagai peubah tak bebas, peubah yang lainnya berperan sebagai peubah bebas. Pemilihan peubah didasarkan pada koefisien determinasi (R2) dan koefisien korelasi (r). Berdasarkan nilai koefisien determinasi peubah yang terpilih adalah peubah Keт, BKKN, TTZ, KN1, DHL dan KST. Berdasarkan nilai koefisien korelasi menunjukkan bahwa banyak peubah-peubah yang satu sama lainnya saling berkorelasi dengan nilai korelasi yang cukup tinggi. Jika penentuan peubalı yang paling tepat didasarkan kepada nilai koefisien determinasi (R2) dan koefisien korelasi (r) maka dapat ditentukan bahwa peubah ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152039
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository