View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh bap dan naa terhadap multiplikasi pucuk snapdragon (Antirrhinum majus) secara in vitro

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.824Mb)
      Date
      1994
      Author
      Wihardja, Carolina
      Gunawan, Livy Winata
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh zat pengatur tumbuh BAP dan NAA terhadap multiplikasi tunas pada tanaman snapdragon secara in vitro serta pengaruh konsentrasi IBA dalam mendorong perakaran tunas snapdragon secara in vitro. Penelitian ini terdiri dari dua tahap percobaan terpisah. Percobaan tahap pertama terdiri dari kombinasi antara faktor BAP dengan tiga taraf konsentrasi yaitu 0.5 mg/1, 1.0 mg/1 dan 2.0 mg/1 dan faktor NAA dengan dua taraf konsentrasi yaitu 0.1 mg/1 dan 0.5 mg/l. Setiap perlakuan dalam percobaan ini diulang sebanyak 10 kali. Percobaan tahap kedua terdiri dari dua taraf IBA yaitu 0.5 mg/1 dan 1.0 mg/l yang diulang sebanyak 20 kali. Rancang- an percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap. Pada percobaan tahap pertama diperoleh persentase kultur yang mengalami multiplikasi rata-rata sebesar 65.5% yang mulai terjadi antara 2-3 Minggu Setelah Tanam (MST). Perlakuan BAP 2.0 mg/1 dan NAA 0.1 mg/1 memberikan hasil yang lebih baik dalam merangsang pembentukan tunas dengan rata-rata 8 tunas/kultur. Dari tahap inisiasi hingga subkultur kedua ternyata multiplikasi tunas terbaik pada konsentrasi BAP 2.0 mg/1. Perlakuan terbaik untuk tinggi tanaman dan pembentukan daun ialah perlakuan BAP 0.5 mg/1 dan NAA 0.1 mg/1. Penambahan konsentrasi NAA dari 0.1 mg/1 menjadi 0.5 mg/l tidak memperbaiki multiplikasi tunas yang terbentuk, tinggi tanaman dan jumlah daun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151986
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository