Analisis strategi pemasaran produk minuman temulawak : Studi kasus pada Perusahaan Minuman Temulawak Cap Padi, Jawa Barat
Abstract
Pembangunan bidang industri terutama industri pengolahan non migas semakin ditingkatkan pada Pembangunan Jangka Panjang II. Hal ini merupakan suatu upaya untuk menciptakan perekonomian yang lebih mantap menuju bangsa yang modern dan maju. Pembangunan industri tersebut meliputi pembangunan industri skala besar dan industri kecil.
Salah satu bentuk industri kecil adalah industri minuman temulawak yang terdapat di Propinsi Jawa Barat. Pada saat ini industri kecil minuman temulawak masih berkembang dengan laju pertumbuhan relatif lambat bila dibandingkan dengan industri minuman lain yang sama-sama termasuk dalam industri minuman ringan, walaupun Jawa Barat memiliki potensi pasar yang besar. Potensi pasar tersebut tercermin dari besarnya jumlah dan perkiraan jumlah total penduduk di Jawa Barat.
Salah satu perusahaan dalam industri minuman temulawak tersebut adalah Perusahan Minuman Temulawak Cap Padi yang berdiri kembali tahun 1986. Hingga saat ini perusahaan ini tetap bertahan hidup bahkan terus berkembang karena perusahaan melaksanakan strategi pemasaran khusus yang dianggap paling menguntungkan dan sesuai dengan situasi perusahaan.
Strategi pemasaran yang dilakukan Perusahan Minuman Temulawak Cap Padi adalah strategi merayap atau strategi gerilya yaitu strategi pemasaran yang diawali dari pedesaan menuju ke kota. Walaupun pertimbangan terhadap pendekatan pemasaran tidak dilakukan, namun volume penjualan perusahaan ternyata terus mengalami peningkatan.
