Pengaruh rhizopon AA, rhizopon B, stim-root, rootone-f terhadap perakaran dan pertumbuhan stek melati (Jasminum sambac Ait. var. "Grand Duke of Tuscany")
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) perangsang perakaran pada stek melati.
Penelitian dilakukan dua kali di tempat terpisah. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan jenis zat pengatur tumbuh sebagai faktor tunggal. Zat pengatur tumbuh yang digunakan adalah Rhizopon AA (IBA 0.5% dan 1.%), Rhizopon B (NAA 0.1% dan 0.2%), Stim-root (IBA 0.8%) dan Rootone-F. Peubah yang diamati adalah persentase stek hidup, persentase stek berakar, panjang dan jumlah akar serta persentase stek bertunas.
Perlakuan tanpa zat pengatur tumbuh (kontrol) menghasilkan persentase stek hidup 27% pada percobaan I dan II, persentase stek berakar 10% (percobaan I saat 5 MST) dan 0% (percobaan II saat 4 MST). Persentase stek berakar tertinggi percobaan I yaitu 60% dicapai dengan perlakuan Stim-root sedangkan pada percobaan II perlakuan Rhizopon AA 0.5% menghasilkan stek berakar 50%. Jumlah akar maksimum perlakuan kontrol adalah 5 helai dan perlakuan Rhizopon B 0.2% mencapai 45 helai akar (percobaan I). Kisaran panjang akar tertinggi antara 0.3 cm 9.2 cm dihasilkan perlakuan Rhizopon AA 0.5%. Selama masa per- akaran yaitu 1 MST sampai 5 MST tidak ada stek yang bertu- nas. Tunas tumbuh rata-rata 4 minggu setelah transplanting atau saat stek berumur 9 minggu setelah tanam…
