Perlakuan dosis iradiasi sinar gamma untuk mendapatkan durian (Durio zibethinus Murr.) berbatang pendek sebagai batang bawah
Abstract
Durian (Durio zibethinus Murr.) merupakan tanaman tropika yang
memiliki ketinggian pohon mencapai 40 m. Ketinggian seperti ini akan sulit
dilakukan pemanenan dan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan durian berbatang pendek melalui iradiasi sinar gamma, melihat
pengaruh ukuran biji terhadap pertumbuhan tanaman durian serta mendapatkan
informasi LD50 tanaman durian. Percobaan ini menggunakan Rancangan
Kelompok Lengkap Teracak faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah
ukuran biji dengan 3 taraf perlakuan, yaitu besar (≥ 15 g), sedang (12 - 15 g), kecil
(≤ 10 g). Faktor kedua ialah dosis iradiasi sinar gamma yang terdiri dari 4 taraf,
yaitu 0 (kontrol), 40, 50, 60 Gy. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Kajian
Hortikultura Tropika Institut Pertanian Bogor, Baranangsiang, Bogor dari bulan
Desember 2011 hingga Juni 2012. Iradiasi dengan sinar gamma dilakukan di
Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi, Balai Iradiasi, Elektromekanik dan
Instumentasi BATAN, Jakarta Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis iradiasi sinar gamma dapat
menghambat pertumbuhan tanaman sampai pada minggu ke 28 setelah iradiasi
terutama pada dosis 60 Gy. Lethal dosis tanaman durian ialah 73.29 Gy. Ukuran
biji hanya berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan diameter batang. Biji
berukuran besar memiliki vigor lebih baik dibandingkan ukuran biji sedang dan
kecil. Radiosensitivitas antara ukuran biji ditunjukkan melalui lethal dosis yaitu
ukuran biji sedang dan kecil lebih peka terhadap radiasi sinar gamma.
Radiosensitivitas masing-masing ukuran biji ialah biji kecil 63.39 Gy, biji sedang
63.35 Gy dan biji besar 117.68 Gy
