Analisis penawaran komoditas pangan utama di pulau jawa dan kebijakan harga pangan
View/ Open
Date
1992Author
Fitriana, Ayuda
Mangkuprawira, Sjafri
Sanim, Bunasor
Metadata
Show full item recordAbstract
Peranan subsektor pertanian tanaman pangan terhadap perekonomian nasional, dari segi pendapatan dan penyerapan tenaga kerja masih cukup besar. Pada tahun 1978/80 rata- rata sumbangan subsektor tersebut dan sektor pertanian terhadap GDP masing-masing 15,6 dan 27,5 persen. Akan tetapi, pada periode 1987/89, rata-rata sumbangan tersebut masing-masing menurun menjadi 14,5 dan 23,6 persen. Sedang- kan penyerapan tenaga kerja sektor pertanian mengalami kenaikan dari 54.8 persen tahun 1980 menjadi 56,3 persen pada tahun 1989. Hal ini menunjukkan bahwa sumbangan sub-sektor tanaman pangan (dan sektor pertanian) mengalami penurunan, namun sumbangan tenaga kerjanya masih relatif besar (lebih dari 50 persen). Hal ini menunjukkan bahwa tenaga kerja di subsektor dan sektor tersebut menghasilkan pendapatan yang relatif kecil dibandingkan sektor-sektor lain. Agar keadaan tersebut tidak semakin buruk, mengingat banyaknya sumberdaya manusia yang bekerja pada subsektor dan sektor tersebut, upaya pengembangan komoditas pertanian, khususnya tanaman pangan perlu terus dilakukan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi-informasi penting yang mendasar mengenai karakteristik ekonomi dari komoditas-komoditas pangan ditinjau dari sisi penawaran di Pulau Jawa. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk membuat perencanaan pengem- bangan (proyeksi) penawaran komoditas pangan, khususnya di pulau Jawa.
Untuk memperoleh tujuan tersebut, maka penelaahan penawaran dalam penelitian ini dilakukan melalui analisis respon areal dan analisis respon hasil. Untuk analisis respon areal digunakan model Penyesuaian Parsial Nerlove, sedangkan untuk analisis respon hasil digunakan model fungsi keuntungan. Disamping itu, dilakukan juga analisis trend, yakni dengan mengkaji rata-rata pertumbuhan berbagai variabel. ...
