Perencanaan Strategik Pt. Sap Dalam Menghadapi Perubahan Lingkungan
View/ Open
Date
1996Author
Purwoto
Djohar, Setiadi
Baga, Lukman Mohammad
Metadata
Show full item recordAbstract
Minyak goreng sawit merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia permintaannya terus meningkat. Apalagi dengan semakin meningkatnya pendapatan masyarakat dan pertambahan populasi penduduk, maka prospek minyak goreng sawit cukup baik, sebab konsumsi perkapita minyak goreng di Indonesia masih rendah yaitu 11 kg perkapita pertahun, sedang konsumsi negara-negara maju sudah diatas 30 kg.
Pertumbuhan produksi minyak goreng sawit di Indonesia mengalami perkembangan cukup pesat. Selama sembilan tahun terakhir kenaikan rata- rata 13,52% pertahun, hal ini sejalan dengan pertumbuhan industri hulunya yaitu produksi CPO, PKO dan jumlah areal perkebunan kelapa sawit yang meningkat rata-rata diatas 13% pertahun.
Prospek komoditi CPO dan produk kaitannya yang cukup baik, serta terbukanya peluang investasi di bidang perkebunan kelapa sawit berikut industri pengolahannya, telah mendorong para investor baru baik PMA maupun PMDN untuk menanamkan modalnya di bidang usaha ini secara integrated. Masuknya investor baru tersebut akan membawa kapasitas baru dan akan mengurangi pangsa pasar industri yang sudah ada, sehingga persaingan akan semakin ketat.
Adanya perubahan lingkungan yang semakin dinamis dan komplek serta telah ditandatanganinya perjanjian seperti GATT, AFTA, NAFTA dan APEC akan membawa dampak lain dalam sistem perdagangan internasional yang menghendaki adanya perdagangan bebas, sehingga perusahaan yang tidak mempunyai daya saing tidak akan mampu bersaing di pasar internasional maupun nasional.
Collections
- MT - Business [4063]
