Analisis Penilaian Prestasi Kerja Karyawan Pada Pt. Citra Abadi Sejati
View/ Open
Date
2000Author
Panggabean, Elizabeth M.Br
Maarif, M Syamsul
Wahyudi
Metadata
Show full item recordAbstract
Semakin kompetitifnya kinerja usaha pada sektor industri yang menyerap tenaga kerja yang relatif banyak, dituntut untuk semakin kompetitif pula dalam meyediakan tenaga kerja yang ahli, terampil serta memiliki motivasi kerja yang optimal.
Oleh karena itu, PT. Citra Abadi Sejati yang bergerak dalam industri garmen selalu mengutamakan prinsip keprofesionalitasan dari tenaga kerjanya, dan selalu menilai karyawannya melalui Penilaian Prestasi Kerja Karyawan. Penilaian pestasi kerja karyawan merupakan kegiatan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, karena penilaian prestasi kerja karyawan bermanfaat bagi karyawan maupun perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, penilaian prestasi kerja masih menunjukkan banyak kelemahan yang perlu disempurnakan agar diperoleh hasil yang optimal. Kelemahan tersebut diantaranya masih bersifat tertutupnya penilaian prestasi kerja, penilaian banyak menunjukkan penyimpangan (bias), para penilai belum memahami dan menguasai pelaksanaan penilaian prestasi kerja dikarenakan tidak pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan penilaian prestasi kerja.
Oleh karena itu pelaksanaan penilaian prestasi kerja belum seluruhnya dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan untuk meningkatkan potensi dan prestasi kerja secara maksimal. Demikian juga dengan hasil penilaian prestasi kerja belum banyak memberikan peranan dalam mengembangkan kinerja karyawan.
Dari latar belakang diatas, yang menjadi rumusan masalahnya adalah apakah penilaian prestasi kerja dapat memotivasi karyawan untuk meningkatkan prestasi kerja mereka, apakah penilaian prestasi kerja mempunyai peranan dalam penentuan kebijakan sumberdaya manusia, sampai seberapa jauh efektivitas pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan yang dilaksanakan perusahaan dan apakah pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan telah sesuai dengan teori yang ada.
Tujuan yang diharapkan dari geladikarya ini adalah 1). Melihat sampai sejauh mana penilaian prestasi kerja dapat memotivasi karyawan untuk meningkatkan prestasi kerja mereka; 2). Mengkaji peranan prestasi kerja dalam penentuan kebijakan sumber daya manusia perusahaan; 3). mengkaji sampai sejauh mana efektivitas pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan dan 4). mengkaji kesesuaian antara penilaian prestasi kerja yang diterapkan di PT. Citra Abadi Sejati dengan teori yang ada saat ini.
Teknik pengambilan contoh (sampling responden) dilakukan melalui
cara observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner. Data yang terkumpul
diolah dengan mengelompokkan data, sortasi data dan tabulasi data.
Kemudian dilanjutkan dengan cara kualitatitf (deskriptif) melalui analisis
SWOT untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan serta
menyusun alternatif pemecahan masalah. Sebagai obyek penelitian teriri dari
lima (5) tingkatan jabatan yang terdiri dari Asisten Supervisor, Supervisor,
Kepala Supervisor, Incharge, dan Manajer yang kesemuanya berjumlah 61
orang.
Hasil dari geladikarya ini menunjukkan bahwa (1). Penilaian prestasi
kerja belum memenuhi persyaratan umum dari penilaian prestasi kerja yang
baik dan efektif yang sesuai dengan teori yang ada saat ini, yaitu relevance,
sensitivity, acceptability, reliability, dan practically, (2). Penilaian prestasi
kerja secara keseluruhan belum banyak memberikan peranan dalam
penentuan kebijakan sumber daya manusia; (3). Pentingnya buku pedoman
khusus (standar operasional perusahan) mengenai penilaian prestasi kerja
sehingga para penilai dan karyawan yang dinilai, masing-masing memahami
dan mengerti akan pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan yang
sebenarnya; (4). Faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian prestasi kerja
karyawan juga merupakan faktor penghambat/kendala dalam pelaksanaan
penilaian prestasi kerja karyawan, seperti: a) penilaian yang tidak obyektif,
dikarenakan penilai yang banyak melakukan penyimpangan (bias), penilai
tidak pernah mendapatkan pendidikan dan pelatihan mengenai penilaian
prestasi kerja, penilaian tidak memberikan motivasi kerja bagi karyawan dan
upaya pengembangan sumberdaya manusia belum dapat dimanfaatkan
dengan optimal; (5). Pemberian imbalan jasa telah berdasarkan standar dan
kebijakan perusahaan dan sesuai dengan UMR tetapi belum seluruhnya
dikaitkan dengan hasil penilaian prestasi kerja, sehingga menimbulkan
adanya ketidakpuasan dari karyawan atas hasil penilaian prestasi kerja yang
telah dicapai jika dikaitkan dengan kenaikan gaji yang diterima. Untuk mengatasi masalah ini, maka pemecahan masalah yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1). Pelaksanaan penilaian prestasi kerja pengembangan karyawan dengan menetapkan jenjang karir; (4).Membuat standar prestasi kerja dan (5). Membuat buku pedoman penilaian prestasi kerja karyawan.
perlu dilakukan secara terbuka; (2). Mengadakan pendidikan dan pelatihan terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja; (3). Menyusun program
Adapun saran yang dapat diberikan bagi pelaksanaan penilaian prestasi kerja di PT. Citra Abadi Sejati, yaitu: (1). Perlu mengkomunikasikan pelaksanaan penilaian prestasi kerja secara terbuka kepada seluruh Karyawan; (2). Membuat standar prestasi kerja, memperbaiki kelngkapan Formulir penilaian prestasi kerja dan menyusun buku pedoman khusus standar operasional perusahaan) mengenai pelaksanaan penilaian prestasi Kerja karyawan; (3). Mengadakan evaluasi proses penilaian prestasi kerja secara berkala sehingga dapat lebih disempurnakan; (4). Memberikan pendidikan dan pelatihan khusus mengenai penilaian prestasi kerja kepada para penilai; (5). Memanfaatkan hasil penilaian prestasi kerja secara optimal tidak hanya untuk kenaikan gaji, tetapi dapat digunakan sebagai sumber Informasi untuk mengembangkan karyawan melalui promosi, demosi, mutasi, kebutuhan pendidikan dan pelatihan.
Collections
- MT - Business [4063]
