View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengkajian erosi metode prediksi erosi dan rekomendasi tindakan konservasi di pilot Sub_Watershed (PSW) Cibarengkok Sub-Daerah aliran sungai (Sub-DAS) Cimuntur daerah aliran sungai (DAS) Citanduy

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.80Mb)
      Date
      1989
      Author
      Agusriana, Mochamad
      Sudarmo
      Murtilaksono, Kukuh
      Rahman, Ahmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dua macam metode prediksi erosi. Pertama, prediksi erosi Metode Wischmeier dan Smith (1978) dengan menggunakan persamaan umum kehilangan tanah (USLE). Kedua, dengan menggunakan persamaan yang sama, namun lereng didekati dengan persamaan kerapatan drainase yang dikembangkan oleh Eyles (1968, dalam Sjafrudin dan Ambar, 1979). Tujuan lain penelitian ini adalah memilih kriteria laju erosi yang masih dapat ditoleransikan (TSL) yang paling sesuai untuk wilayah penelitian serta memberikan rekomendasi tindakan pengelolaan tanah dan tanaman agar erosi yang terjadi masih dapat ditoleransikan. Untuk memperoleh data yang diperlukan dilakukan pengumpulan data sekunder, pengamatan lapang, serta analisis laboratorium. Data sekunder yang dikumpulkan meliputi data curah hujan untuk menentukan faktor erosivitas hujan (R), dan data sedimen untuk menetapkan erosi aktual. Pengamatan lapang dilakukan untuk menetapkan faktor kepekaan tanah terhadap erosi (erodibilitas, K), faktor topografi (LS), faktor pengelolaan tanaman (C), faktor pengelolaan tanah (P), serta laju erosi yang masih dapat ditoleransikan (TSL). Untuk mendapatkan nilai K dilakukan pengambilan contoh tanah utuh, pengamatan struktur tanah pada lapisan atas serta pengambilan contoh tanah terganggu. Pengukuran panjang dan kemiringan lereng dilakukan untuk menentukan faktor LS. Penggunaan Peta Tataguna Lahan dan pengamatan pola tanam dilakukan untuk penetapan nilai C. Sedangkan pengamatan tindakan konservasi dilakukan untuk menetapkan nilai P. Untuk mendapatkan nilai TSL dilakukan pengamatan kedalaman solum melalui pemboran dan pengamatan tebing. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151028
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository