View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Interaksi sosial pemimpin formal dengan pemimpin informal dalam pembangunan pedesaan : studi kasus di desa pulosari Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.755Mb)
      Date
      1988
      Author
      Mahmuda
      Wigna, Winati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Praktek Lapang ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial Pemimpin Formal dan Pemimpin Informal dan perilaku-respons kepemimpinan masyarakat terhadap program-program pembangunan desa. Interaksi sosial ditunjukkan melalui dimensi-dimensi sosial-strukturil yang terdiri dari jarak sosial, integrasi sosial dan tingkatan sosial sebagaimana kerangka pemikiran Van Dorn and Lammers. Perilaku-respons kemepimpinan diketahui dengan mengukur ketiga ciri interaksi sosial tersebut. Perilaku dalam hal ini dibedakan atas aspek pengetahuan, sikap dan tindakan/partisipasi. Interaksi sosial positif menghasilkan respons yang baik yang mempercepat penerimaan ide-ide pembangunan. Sampel dipilih atas kategori Pemimpin Formal dan Pemimpin Informal. Pemimpin Formal adalah pamong desa dan tokoh kader, sedangkan Pemimpin Informal adalah tokoh-tokoh masyarakat yang ditentukan berdasarkan pilihan/pengakuran masyarakat. Data yang dikumpulkan adalah data primer, sekunder dan hasil pengamatan berpartisipasi. Kemu- dian data-data tersebut diolah dan dianalisa dengan menggunakan tabulasi, nilai skor, dan penyajian persentase, serta penggunaan hasil pengamatan berpartisipasi. Hasil Praktek Lapang memperlihatkan jarak sosial cukup dekat, integrasi sosial cukup tinggi, dan tingkatan sosial cukup homogen, yang sekaligus menunjukkan bahwa interaksi sosial Pemimpin Formal dengan Pemimpin Informal dalam pembangunan di desa Pulosari adalah positif. Hal ini berarti di antara kedua kategori kepemimpinan itu terjalin relasi dan hubungan sosial yang baik (suatu relasi dan hubungan sosial yang bercorak "persaudaraan" sekampung atau sesama warga desa), juga terdapat keselarasan pikiran dan perasaan serta kemauan, yakni adanya kesamaan pemahaman, aspirasi dan harapan dalam rangka pembangunan atau kemajuan desa. Selain itu menunjukkan pula tidak ada pelapisan/perbedaan status sosial-ekonomi -politik yang menyolok, yang dapat menghambat komunikasi dan interaksi mereka dalam rangka pembangunan pedesaan. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150941
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository