Studi pola tanam pada usahatani sayuran dataran tinggi di kelurahan kalisoro, Kec. Tawangmangu Kab. Karangayar
Abstract
Pada umumnya usahatani hortikultura di Indonesia ma- sih dilakukan petani secara tradisional pada areal yang sempit. Selain lahan, modal, pengetahuan serta keteram- pilan petani juga terbatas. Untuk mengatasi keterbatasan keterbatasan tersebut dilaksanakan empat usaha pokok, ya- itu diversifikasi, intensifikasi, ekstensifikasi, serta rehabilitasi, dengan tetap memelihara kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Salah satu bentuk kegiatan yang diprogramkan peme- rintah adalah peningkatan produksi hortikultura di lahan kering melalui intensifikasi dan produksi khusus bagi daerah-daerah yang telah ada pertanamannya tapi belum intensif, serta melalui Penumbuhan Sentra Baru, yaitu me- ngembangkan komoditi sesuai dengan kecocokan iklim dan permintaan pasar.
