View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi produksi dan pemasaran komoditas terong goreng beku

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (3.883Mb)
      Date
      1997
      Author
      Subarkah, Imam
      Fariyanti, Anna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Terong merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai peluang pasar yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dari segi produksi terong Indonesia, yang menunjukkan peningkatan rata-rata produksi terong Indonesia periode tahun 1990-1996 sebesar 7,80 persen per tahun. Sedangkan tingkat konsumsi terong penduduk Indonesia masih sangat rendah, yaitu rata-rata 2,96 gram per kapita per hari. Jika dilihat dari ekspor terong olahan Indonesia menunjukkan bahwa pada periode 1991-1992 terjadi peningkatan rata-rata ekspor sebesar 5.23 persen per tahun. Sedangkan pada tahun 1993 terjadi penurunan volume ekspor sebesar 6.40 persen. Dengan melihat potensi yang ada, baik dari segi produksi maupun ekspor, maka perlu adanya pengkajian tentang komoditas tersebut, khususnya yang berkaitan dengan ekspor terong olahan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengkaji keragaan perusahaan yang mencakup kegiatan pengadaan bahan baku, produksi dan pemasaran produk terong goreng beku, (2) menganalisis nilai tambah pengolahan dan nilai tambah ekspor dari tiga jenis produk terong goreng beku, (3) menganalisis lingkungan perusahaan, baik lingkungan internal maupun eksternal perusahaan, dan (4) menganalisis alternatif-alternatif strategi SWOT yang dapat diterapkan oleh perusahaan. Kerangka dasar berpikir yang digunakan dalam melakukan analisis yaitu kerangka berpikir Austin (1981). Alat analisis yang digunakan yaitu analisis biaya bersama dengan metode rata-rata biaya per satuan, analisis nilai tambah pengolahan dan pemasaran dari Hayami (1987), dan analisis lingkungan perusahaan dari Kotler (1993) dan SWOT menurut Wheelen dan Hunger (1992). Analisis dilakukan pada tiga jenis produk terong goreng beku, yaitu mabo cut, ring cut, dan fan cut dengan menggunakan data pada tahun 1995. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa pemasok bahan baku terong CV Kem Farms hanya dipegang oleh satu perusahaan, yaitu PT Humpuss Trading, yang mempunyai lahan usahatani di Wonosobo, Secang, dan Magelang. Sedangkan kegiatan pengolahan terong menjadi terong goreng beku dilakukan dengan menggunakan alat-alat sewaan dari PT Humpuss Trading, yang merupakan alat-alat bekas pengolahan udang beku. Kegiatan pemasaran terong goreng beku CV Kem Farms dikhususkan untuk tujuan ekspor, dengan negara tujuan adalah Jepang….dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150869
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository