View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh tingkat protein ransum berenergi metabolis 2650 KKAL per kg dan "strain" petelur tipe medium pada masa produksi fase II terhadap tebal kerabang pada sistem cager

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (6.823Mb)
      Date
      1982
      Author
      Sulistiany, Enny
      Amrullah, Ibnu Katsir
      Sugandi, Dawan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ayam petelur termasuk salah satu ternak yang sangat efisien mengubah makanan menjadi hasil produksi telur. Untuk memperoleh tingkat produksi yang ekonomis serta kua- litas telur yang baik, dua faktor yang harus diperhatikan ialah faktor makanan dan bibit. Faktor makanan perlu per- hatian lebih besar, terutama kadar protein dan nilai energi. Bibit merupakan faktor berikutnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat protein ransum berenergi metabolis 2650 kkal per kg dan "strain" petelur tipe medium pada masa produksi fase II ter- hadap tebal kerabang pada sistem cage. Penelitian ini dilakukan di Bagian Ilmu Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, selama lima bulan dari tanggal 9 Maret sampai 20 Juli 1981. "Strain" ayam yang diteliti Super Harco dan Hisex Brown, masing-masing sebanyak 88 ekor. Ransum yang dicoba mengan- dung tingkat protein 16 dan 18% berenergi metabolis 2650 kkal per kg. Penelitian dimulai ketika ayam berumur 10 bulan. Percobaan dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap berpola Faktorial 2 x 2, dimana faktornya adalah tingkat pro- tein dan "strain" ayam. Tiap perlakuan terdiri dari empat ulangan. Kedua "strain" di bagi kedalam 16 lot, dan tiap lot terdiri dari 1l ekor yang ditempatkan pada kandang "individu- al cage" berukuran 22 x 45 x 46 cm. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa "strain" sangat berpengaruh (P0.01) 0.01) terhadap tebal kerabang, sedangkan tingkat protein tidak nyata berpengaruh. Kerabang telur じ strain" Hisex Brown lebih tebal. Dari segi tebal kerabang, tingkat protein 16% cukup untuk ayam petelur tipe medium pada masa produksi fase II. Korelasi antara tebal kerabang dengan temperatur sekeliling, tebal kerabang dengan "hen day production" dan tebal kerabang dengan konsumsi ransum, tidak nyata pada kedua "strain".
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150813
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository