View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh matriconditioning plus inokulasi dengan Trichoderma sp. terhadap perkecambahan, kadar lignin dan asam absisat benih kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (21.45Mb)
      Date
      1999
      Author
      Nurmailah, Enuy Siti
      Ilyas, Satriyas
      Gunarto, Lukman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh matriconditioning plus ineteilasi dengan Trichoderma sp. terhadap perkecambahan, kadar lignin dan asam nosisat benih kelapa sawit. Penelitian terdiri dari tiga tahap yaitu percobaan I untuk menentukan per- bandingan antara benih, media matriconditioning (serbuk gergaji atau vermikulit Folos saringan 500μ) dan air, serta lama waktu conditioning yang diperlukan untuk bercobaan IIIE Percobaan II untuk menentukan isolat Trichoderma sp. yang tumbuh dengan baik pada media matriconditioning yang diperlukan di percobaan III. Perco- baan III yaitu menganalisis lignin dan asam absisat (ABA) pada benih kelapa sawit yang belum dan telah diberi perlakuan matriconditioning vermikulit plus inokulasi Trichoderma Pan23.2 + Kun4). Tujuh perbandingan antara benih, media matriconditioning, air dan lama condi- Goning ditentukan berdasarkan perbandingan yang menciptakan suatu tingkat kelem- baban optimum serta media dapat melekat pada benih dan air yang tidak berlebih. Perbandingan antara benih, media matriconditioning dengan vermikulit dan air ada- lah 61 10: 15 dengan lama conditioning 9 hari. Perbandingan ini diambil ber- dasarkan persentase daya berkecambahnya yang lebih baik dibandingkan dengan enam perlakuan lainnya. Data daya berkecambah diambil pada saat 70 hari setelah tanam (HST) Hasil percobaan I ini diterapkan pada percobaan II. Percobaan II menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu amatriconditioning (serbuk gergaji atau vermikulit) plus inokulasi Trichoderma sp. yang diberi perlakuan matriconditioning dengan vermikulit plus inokulasi hoderma (Pan23.2 + Kun4) meningkatkan perkecambahan benih kelapa sawit. La fak cista milik LEB Ureve Hasil percobaan III menunjukkan bahwa perlakuan matriconditioning dengan makulit plus inokulasi Trichoderma (Pan23.2 + Kun4) belum efektif untuk menu- lean kada lignin tempurung benih kelapa sawit dan ABA endosperma benih apa sawit Terhambatnya perkecambahan benih kelapa sawit diduga karena ginya kader lignin (65,70%) pada kulit benih kelapa sawit dan kadar ABA (2,54 pm) pada endosperma benih kelapa sawit….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150734
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository