Analisis permintaan rekreasi pantai : Studi kasus di kawasan rekreasi Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah bahwa Ketergantungan Bang- sa Indonesia pada komoditi minyak dan gas sebagai penghasil devisa utama tidak dapat terus dilakukan. Hal ini disebabkan komoditi migas bersifat tidak dapat diperbaharui (non renewable) yang menjadi pemba- tas dalam usaha eksplorasi dan eksploitasi.
Memasuki PJP II pemerintah berupaya menetapkan sektor alter- natif yang dapat memasok devisa negara. Salah satu upaya tersebut adalah pengembangan pariwisata, termasuk di dalamnya rekreasi pan- tai. Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam mengembangkan pariwisata/rekreasi adalah menilai manfaat secara kuantitatif, pada- hal penilaian ini sangat penting guna mengalokasikan sumber dana dan sumberdaya yang ada. Untuk itu perlu pendekatan tertentu dalam menilai manfaat rekreasi. Pendekatan yang digunakan dalam peneli- tian ini adalah Travel Cost Method dan Contingent Value Method.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menduga kurva permintaan re- kreasi pantai Parangtritis, (2) Mengidentifikasi karakteristik pengunjung, (3) Mengkaji pola pengembangan kawasan Parangtritis yang akan dilak- ukan dengan memperhatikan potensi dan permasalahan yang ada, (4) Mengetahui interaksi antara kegiatan rekreasi dengan aktivitas perikanan
Penelitian ini dilakukan di Kawasan Rekreasi Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta selama 3 bulan ...
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
