Pengadaan Gabah/Beras di Sub Dolog Wilayah III Cirebon
Abstract
Tujuan praktek lapang adalah untuk melihat dan mempelajari: perkembangan produksi padi di wilayah kerja SUB DOLOG dan pengadaan gabah/berasnya selama Pelita III, hubungan antara produksi dengan pengadaan tersebut dan pelaksanaan Inpres No. 12 tahun 1984 tentang penetapan harga dasar gabah/beras di SUB DOLOG.
Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder. Sedangkan analisa data dilakukan dengan metode tabulasi silang dan metode statistik. Dalam metode statis- tik digunakan persamaan regresi sederhana: Yi 2 + βxi.
SUB DOLOG Wilayah III Cirebon dalam melaksanakan kegiatannya mencakup tiga wilayah kerja, yaitu kota madya/ kabupaten Cirebon, kabupaten Kuningan dan kabupaten Majalengka. Salah satu kegiatannya adalah melaksanakan pengadaan gabah/beras dari dalam negeri. Cara-cara yang ditempuhnya adalah melalui KUD, non KUD dan SATGAS dan selama Pelita III pengadaan terbesar adalah melalui KUD.
Selama Pelita III, produksi padi di wilayah kerja SUB DOLOG mengalami kenaikan, demikian pula pengadaan gabah/ berasnya. Namun demikian, hubungan antara produksi tersebut dengan pengadaannya tidaklah erat, yang dicerminkan
oleh niali r dan R2 yang kecil. Hal ini dimungkinkan karena adanya faktor-faktor selain produksi yang menyangkut pelaksanaan pengadaan selama Pelita III tersebut.
