View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Pengaruh Ekstrak Biji Bengkuang (Pachyrlzizus eroslls) terhadap Perkembangan Lalat Rumah (Musca domestica) di Darmaga, Lasem dan Kajar

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (218.2Kb)
      Full Text (2.212Mb)
      Date
      2002
      Author
      Permatasari, Erdyanti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jvfl/sca domestica merupakan vektor berbagai pen yak it yang diakibatkan oleb berbagai macam organisme patogen seperti virus, bakteri, protozoa dan cacing. Penyakit yang dapat ditimbulkan oleh lalat rumah baik pada bewan maupun manusia adalah habronemiasis pada J...'Uda, disentri amoeba, tifus, disentri, kolera, new castle dissease (ND), pasteurellosis, clostridiosis, brucellosis, mastitis, thelaziosis, cacingan, tuberhtlosis, polyomyelitis, konjunctivitis, salmonellosis, shigellosis, Transmissible Gastroenteritis (TGE), penyakit "pink eye" pada domba dan infectious hepatitis. Adanya kebiasaan keluar masuk linghmgan pemukil11an dan didukung oleh struktur tubuh, tingkah laku serta habitatnya yang menyenangi tempat -tempat kotor, lala! rul11ah mempunyai kemampuan sebagai penyebar berbagai macam bibit penyakit yang ideal. Dari sudut veteriner, kerugian yang dial ami tcrnak adalah hewan dapat l11enderita penyalcit yang mengakibatkan penurunan produksi, penurunan berat badan, Icualitas daging yang menUl'un serta kemunglcinan Ice mati an temak. Disamping menimbulkan lcelUgian temak, kehadiran lalat rumah akan mengganggu kenyalllanan dan Icetentraman hidup manusia, serta Illenimbulkan kesan kotor dan tidak sehat. Penggunaan insektisida sintetik yang intensif, selain merupakan pCl11borosan, juga mellilllbulkall dampak merugikan antara lain: siCat resisten, ikut terbunuhnya organisme bukan sasaran, banyaknya insektisida yang masih tertinggal, mencemari lingkungan dan pekerja. Untuk menghindari hal tersebut, diperlubn bahan insektisida yang relatif tidak merugikan makhluk hidup dan linghlIlgan bukan sasaran (Departeman Pertanian, J 994). Biji bengkuang (PachyrhizlIs eroslIs) merupalcan insektisida nabali. Sebagian besar susunan molekulnya terdiri dari Carbon, Hidrogen, Oksigen dan Nitrogen yang mudah teIUrai menjadi senyawa yang tidak membahayalcan lingkungan. Biji bengkuang mempunyai kandungan lemak nabali tinggi dan kualitasnya bagus, tapi juga mengandung rotenon tinggi (komponen: 0,5-1 % rotenOll , 0,5-15 rotenoids dan saponin) .. Material alctif ini dapat digunalcan sebagai inselctisida, racun ikan, zat penolak makar. dan racun kontak (Anonimous, 200 I). Penelitian dilakukan di Laboratorium Entomologi Bagian Parasitologi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan lnstitllt Pertanian Bogor. Tujuan penelitian ini ul1tuk mengetahui biji bengkuang (PachyrhizlIs eroslIs) sebagai bahan alternatif pengendali perkembangan lalat rulllah (M1Isca domestica) yang mudah dibuat dan aman bagi Illanllsia, hewan dan lingkungan. Telllpat yang diambil untuk mengambil sampeJ lalat rumah untuk penelitian ini adaJah Dannaga-Bogor, Pasar Lasem Kabupaten Rembang, Desa Kajar Keeamatan Lasem. Bertujuan untuk mengetahui efektitltas ekstralc biji bengkuang. Konsel1trasi ekstrak biji bengkuang yang digunakan pada penelitian ini adalah 0,25%; 0,5%; 0,75%: 1%; j ,25%. Pengamatan dilakukan pad a lalat rumah (lIdllsca domestica) dari tiga tempat yang berbeda. Setiap konsentrasi pengujian untuk musing-masing tempat dilakukan tiga kali ulangan. Pengamatan dilakllkan pada hari ke-5, 10, 15, 20. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada pengaruh pemaparan ekstrak biji bengkllang terhadap perkembangan larva, pupa, proses eklosi lalat jantan/betilla. Dimana il1sektisida nabati dari ekstrak biji bengkuang dapat membunuh pada stadium larva, pupa dan mengbambat proses eklosi menjadi lalat dewasa. Perbedaan strata tempat (DaI111aga, Lasem dan Kajar) terbadap pemberian ekstrak biji bengkuang tidak berbeda nyata (P>0,05). Sedangkan perlakuan yaitu konsentrasi biji bengkuang menunjukkan basil yang berbeda nyata (P<0,05). Rasio lalat jantan dan betina setelah diberi perlakuan tidak berbeda nyata.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/15053
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository