View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penggunaan pupuk pelengkap cair pada fase pengisian biji terhadap produksi dan komponen produksi beberapa varietas kedelai (Glycine max (L.) Merrill)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.08Mb)
      Date
      1999
      Author
      Komaradewi, Asti
      Lubis, Iskandar
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Laju pertumbuhan penduduk yang meningkat menyebabkan permintaan kedelai cenderung meningkat setiap tahunnya. Berbagai usaha dilakukan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas kedelai yang diharapkan dapat mengurangi impor kedelai. Salah satunya melalui penggunaan pupuk pelengkap cair (PPC). Periode pengisian biji merupakan periode paling kritis dimana gangguan yang terjadi akan mengakibatkan berkurangnya hasil. Selama periode ini batang dan polong pertumbuhannya cepat dan mungkin terjadi persaingan dalam pemanfaatan asimilat. Penggunaan PPC pada periode pengisian biji ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hara tanaman dan memperlambat proses kerontokan daun, sehingga tersedia waktu yang cukup untuk pengisian polong/biji dan pada akhirnya dapat meningkatkan hasil kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk pelengkap cair pada fase pengisian biji terhadap produksi dan komponen produksi beberapa varietas kedelai yang diuji (varietas Willis, Pangrango, NS-1 dan Lumajang Bewok) serta interaksi yang mungkin terjadi diantara keduanya. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah adanya perbedaan produksi dan komponen produksi pada beberapa varietas kedelai yang diuji serta adanya perubahan proporsi kontribusi asimilat dari fotosintesis pada fase pengisian biji karena adanya perlambatan proses penuaan daun. Penelitian menggunakan Rancangan Split Plot dalam Acak Kelompok dengan 2 perlakuan, yaitu aplikasi PPC (P) sebagai petak utama yang terdiri dari pemupukan anjuran (P1) dan pemupukan anjuran PPC (P2). Sedang varietas yang diuji, digunakan sebagai anak petak terdiri dari Varietas Willis (VI), Varietas Pangrango (V2), Varietas NS-1 (V3) dan Varietas Lumajang Bewok (V4). Pada penelitian ini, pemupukan anjuran terdiri dari pupuk Urea, yang diberikan saat tanam dan 21 HST serta pupuk TSP dan KCl, yang diberikan pada saat tanam saja. Dosis pemupukan yang digunakan adalah 50, 100 dan 100 kg/ha untuk masing-masing pupuk Urea, TSP dan KCI. Sedangkan pupuk pelengkap cair (PPC) yang digunakan adalah Gemari yang diberikan satu minggu sekali mulai minggu ke-5 sampai dengan minggu ke-11, dengan dosis 500 cc PPC/ha dan volume semprot pada 5-6 MST300 l/ha dan 7-11 MST 400 l/ha…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150497
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository