Sistem agribisnis dan analisis kelayakan pengusahaan kapuk randu : Studi kasus pada PT. Perkebunan XVIII dan Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Jawa Tengah
View/ Open
Date
1996Author
Akrom, Silvia Andriany
Suryana, Rita Nurmalina
Metadata
Show full item recordAbstract
Saat ini permintaan serat kapuk randu dan dalam dan luar negeri cenderung meningkat. Indonesia sebagai salah satu negara pengekspor serat kapuk dunia memiliki peluang untuk memenuhi permintaan tersebut. Namun hingga saat ini Indonesia belum mampu untuk mengisi peluang yang ada. Penurunan peranan Indonesia sebagai negara pengekspor kapuk dunia erat kaitannya dengan kondisi perkapukan di dalam negeri.
Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem agribisnis kapuk randu di Indonesia yang meliputi aspek sarana produksi, budidaya, pengolahan serta pemasarannya, kemudian menganalisis kelayakan investasi pengusahaan kapuk randu secara finansial dan ekonomi pada PT. Perkebunan XVIII Jawa Tengah, serta menguji dengan analisis sensitivitas (kepekaan) bagaimana kondisi kelayakan pengusahaan jika terjadi perubahan pada tingkat produktivitas dan harga output. Data yang digunakan adalah data primer dan data
IPB University
sekunder (1979-1994). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Analisis Kelayakan Usaha, yaitu suatu metode untuk menunjukkan apakah suatu kegiatan usaha layak untuk dilaksanakan. Metode ini dilakukan melalui dua pendekatan yaitu analisis finansial dan ekonomi, dengan menggunakan tiga kriteria kelayakan usaha yaitu NPV, Net B/C dan IRR
