Studi tentang kemungkinan pengembangan rumpon sebagai alat bantu untuk penangkapan tuna di Pelabuhan Ratu
View/ Open
Date
1990Author
Maydia, R. Rully Wahjusedjati
Monintja, Daniel R.
Baskoro, Mulyono
Metadata
Show full item recordAbstract
Penggunaan rumpon sebagai alat bantu untuk penangkapan tuna dan cakalang di perairan Indonesia masih belum banyak digunakan. Pemasangan alat bantu penangkapan tersebut di perairan Indonesia masih terpusat pada perairan Indonesia Bagian Timur.
Perairan Pelabuhan Ratu yang mempunyai sumberdaya ikan tuna yang cukup melimpah, dengan dilakukan percobaan pemasangan rumpon diharapkan akan dapat meningkatkan hasil produksi ikan terutama untuk tuna dan cakalang. Desain rumpon disesuaikan dengan kondisi perairan dan alat tangkap yang akan digunakan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) merancang mengadakan percobaan pemasangan rumpon untuk tuna dan (2) mengadakan pengkajian kemungkinan pengembangan rumpon di Pelabuhan Ratu.
Komponen-komponen yang digunakan untuk pembuatan rumpon dalam penelitian ini yaitu : pelampung utama yang merupakan rakit bertingkat dari bambu. Mooring line terdiri dari wire rope berdiameter 16 berdiameter 16 mm, shackle, thimble, polyethelene swivel, cincin,
pemberat antara dan pemberat utama. Panjang dari mooring line adalah 1260 m.
