Dinamika beberapa parameter kualitas air pada tambak Udang yang diinokulasi bakteri pengurai (Argon) dengan dosis dan metode inokulasi berbeda
View/ Open
Date
1993Author
Rajagukguk, Parlindungan Bonar Paruntungan
Widigdo, Bambang
Wardoyo, Supomo T.H.
Widjaja, Fifi
Metadata
Show full item recordAbstract
Masalah yang sering dijumpai dalam budidaya udang secara intensif adalah
penumpukan bahan organik yang berasal dari sisa pakan, organisme mati dan feces.
Penumpukan bahan organik di dalam tambak akan mengakibatkan turunnya kualitas air
tambak, antara lain dengan terbentuknya ammonia (NH3) dan asam sulfida (H₂S), rendahnya oksigen terlarut pada dini hari dan perairan cenderung didominasi fitoplankton
dari golongan yang kurang baik (Cyanophyceae dan Dinophyceae). Untuk mencegah dan
menanggulangi masalah tersebut, akhir-akhir ini banyak petambak menginokulasikan
bakteri pengurai bahan organik ke dalam tambak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inokulasi bakteri pengurai terhadap beberapa parameter kualitas air di perairan tambak udang. Bahan (inokulan) yang digunakan bermerek dagang Argon. Inokulan ini berbentuk tepung halus yang merupakan produk impor dari Taiwan.
Penelitian dilaksanakan mulai awal bulan Juni hingga akhir bulan November 1990
di tambak udang Proyek Pandu TIR Karawang yang dikelola oleh PT. Indotama Kencana
Makmur. Petak tambak yang digunakan untuk penelitian berjumlah 9 buah dan terletak
di blok DIII. Luas setiap petak tambak + 5000 m². Lumpur dasar tambak tidak dibersihkan/diangkat. ...
