View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh cara pengeringan benih kenaf (Hibiscus cannabinus L.) dari berbagai tingkat kemasakan benih terhadap viabilitas

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (10.05Mb)
      Date
      1995
      Author
      Sari, Rani Lilia
      Sadjad, S.
      Sudjindro
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemasakan yang tepat untuk panen pada kenaf varietas Hc 48, cara pengeringan yang tepat pada berbagai tingkat kemasakan agar dihasilkan viabilitas benih yang tinggi, dan interaksi antara tingkat kemasakan benih dan cara pengeringan pada varietas tersebut. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah tingkat kemasakan benih berpengaruh terhadap viabilitas benih kenaf, ada perbedaan viabilitas oleh pengaruh cara pengeringan, dan interaksi antara tingkat kemasa- kan benih dan cara pengeringan berpengaruh terhadap viabi- litas benih. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model faktorial yang terdiri atas dua faktor yang diatur Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. pertama yaitu Tingkat kemasakan benih (P) dengan P1 kapsul kering per individu, P2 = dalam Faktor = 60% 75% kapsul kering per individu, dan P3 90% kapsul kering per individu. Faktor kedua yaitu Cara pengeringan (M) dengan Mo = benih hasil pengeringan menggunakan sinar matahari selama 3 hari sebelum perontokkan, tanpa pengeringan menggunakan mesin, benih dikemas plastik dan disimpan di dalam toples, M benih dikeringkan dalam mesin pengering pada suhu 35°C terus-menerus selama 600 menit, M₂ benih dimasuk- kan ke dalam mesin pengering pada suhu 35°C dan mesin dinyalakan selama 30 menit kemudian dimatikan selama 30 menit, diulang sebanyak 10 kali sampai 600 menit, M3 = benih dimasukkan ke dalam mesin pengering pada suhu 35°C dan mesin dinyalakan dan dimatikan masing-masing selama 30 menit, kemudian pengeringan ditingkatkan pada suhu 45°C dan mesin dinyalakan dan dimatikan masing-masing selama 30 menit, siklus pergantian suhu ini diulang sebanyak 5 kali sampai 600 menit, M4 benih dimasukkan ke dalam mesin pengering pada suhu 45°C dan mesin dinyalakan selama 30 menit kemudian dimatikan selama 30 menit, diulang seba- nyak 10 kali sampai 600 menit, dan M5 = benih dikering- kan dalam mesin pengering pada suhu 45°C terus menerus selama 600 menit…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149496
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7625]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository