View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penerapan Best Subset Selection dan Least Absolute Shrinkage and Selection Operator (LASSO) Dalam Mereduksi Peubah Bebas

      Thumbnail
      View/Open
      full text (329.3Kb)
      Date
      2012
      Author
      Maretha, Hana
      Aunuddin
      Rahman, La Ode Abdul
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Metode kuadrat terkecil pada umumnya tidak memberikan hasil yang memuaskan ketika banyak peubah bebas yang terlibat pada pendugaan parameter regresi apalagi jika terjadi masalah mutikolinearitas. Penduga kuadrat terkecil akan memiliki bias yang rendah namun ragam menjadi lebih besar, selain itu semakin banyak peubah bebas maka interpretasi model menjadi semakin sulit. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode seleksi peubah dalam menduga model regresi. Metode Best Subset merupakan salah satu metode seleksi peubah yang dapat mengurangi ragam pendugaan dengan mengorbankan sedikit bias. Kemudian pada tahun 1996 muncul metode Least Absolute Shrinkage and Selection Operator (LASSO) yang berusaha menerapkan prinsip penyusutan koefisien dan seleksi peubah bebas. Penelitian ini akan menerapkan metode LASSO dan Best Subset Selection sebagai operator seleksi peubah bebas pada data yang terdapat multikolinearitas. Pemilihan model dengan metode best subset menghasilkan dua pilihan model terbaik karena terdapat beberapa kriteria dalam memilih model. Sementara pada LASSO pemilihan model didasarkan pada nilai validasi silang (Cross validation) dan Cp mallows menghasilkan satu model terbaik dengan lima peubah bebas. Pada model subset (1) hanya dua peubah yang masuk, kedua peubah ini berpengaruh signifikan terhadap peubah respon. Pada subset (2) menghasilkan enam peubah dimana hanya peubah X7, X10. dan X12 yang berpengaruh nyata terhadap peubah respon. Terdapat perbedaan tanda koefisien pada model subset (2) dengan koefisien korelasi sederhananya. Hal ini dapat disebabkan masih adanya pengaruh multikolinearitas pada model. Oleh karena itu, metode LASSO lebih baik karena selain menghasilkan model yang sederhana, metode ini dapat mengatasi multikolinearitas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149488
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository