Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha Pembesaran Ikan Nila Merah pada Unit Usaha Teaching Farm, Institut Pertanian Bogor
Abstract
Peningkatan konsumsi ikan nasional dalam dasawarsa terakhir memberi insentif bagi pembudidaya untuk meningkatkan produksinya. Hingga saat ini, perkembangan produksi perikanan budidaya telah mengungguli kontribusi yang dihasilkan oleh perikanan tangkap. Ikan nila sebagai komoditas ekspor unggulan perikanan budidaya memiliki potensi untuk terus dikembangkan karena total produksinya merupakan yang paling besar dan terus mengalami tren peningkatan. Potensi pengembangan tersebut membutuhkan analisis kelayakan usaha untuk memperoleh alternatif investasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis kelayakan pembesaran ikan nila merah dari aspek finansial maupun non finansial, (2) Menganalisis kepekaan (sensitivitas) dari pengembangan usaha pembesaran ikan nila merah terhadap kenaikan harga pakan serta penurunan produksi.
Penelitian dilakukan di unit bisnis Teaching Farm yang beralamat di Jalan Agatis, Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Waktu penelitian dilakukan selama bulan September hingga Desember 2011. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung ke perusahaan maupun perusahaan sejenis. Metode yang digunakan terdiri dari metode analisis kualitatif dan metode analisis kuantitatif. Metode analisis kualitatif menguraikan aspek hukum, pasar dan pemasaran, teknis, ekonomi, sosial dan budaya, manajemen dan hukum, serta aspek lingkungan. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan menggunakan kriteria investasi meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (B/C Ratio), Payback Period (PP), analisis sensitivitas dan analisis switching value. Komponen perubahan yang diuji adalah kenaikan harga pakan dan penurunan produksi. Analisis dibatasi oleh asumsi-asumsi dasar penelitian.
Teaching Farm yang dikelola Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan berdasarkan ijin dari Direktorat Institut Pertanian Bogor pada awal tahun 2009 membuka suatu unit usaha di bidang pembesaran ikan konsumsi. Saat ini unit usaha Teaching Farm membudidayakan ikan nila merah sebagai produk utamanya. Berdasarkan analisis kelayakan aspek non finansial menunjukkan pengembangan usaha layak dilakukan. Usaha berdasarkan aspek pasar memiliki excess demand baik dari konsumen tetap maupun konsumen potensial. Usaha juga memiliki daya saing produk, harga dan strategi pemasaran dibanding kompetitor. Berdasarkan aspek teknis, pengembangan usaha layak dijalankan baik dari pemilihan lokasi dan proses produksi. Analisis ekonomi, sosial dan budaya menunjukkan bahwa pengembangan usaha akan membawa manfaat lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar dan pengembangan kehidupan sosial dan budaya khususnya terhadap kelestarian usaha perikanan budidaya. Pengembangan usaha juga didukung oleh kelayakan aspek manajemen,…dst
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
