Pengaruh periode penyinaran tambahan dan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan kalanchoe
View/ Open
Date
1996Author
Herlassaptifinalli, Triana
Mattjik, Nurhajati A.
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh periode penyi- naran tambahan dengan intensitas cahaya yang berbeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan kalanchoe, terutama dalam merangsang pertumbuhan vegetatif kalanchoe. Peubah yang diamati meliputi pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, jumlah tunas, jumlah bunga, panjang tangkai bunga, luas daun, waktu inisiasi bunga dan waktu bunga mekar.
Percobaan dilaksanakan di lahan petani Zata Amani, desa Cibereum, Kec. Cipanas, Kab. Cianjur dengan ketinggian tempat 1100 m dpl. Waktu penelitian dari Februari 1995-Juli 1995. Percobaan dilakukan dengan Rancangan Acak Leng- kap Petak Terbagi. Sebagai petak utama adalah periode penyinaran tambahan (L) terdiri dari 3 taraf yaitu 2 jam (L,), 3 jam(L₂), 4 jam(L,). Sebagai anak petak adalah intensitas cahaya (1) terdiri dari 4 taraf yaitu intensitas cahaya 50 lux (1,), 100 lux (12), 150 lux (13) dan 200 lux (14). Pada tiap perlakuan dilakukan ulangan seba- nyak 3 kali dan tiap ulangan terdiri dari 3 tanaman. Sebagai pembanding digunakan tanaman kontrol.
Perlakuan periode penyinaran tambahan tidak berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati yang meliputi pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, jumlah tunas, waktu inisiasi bunga, waktu bunga mekar, luas daun, panjang tangkai bunga dan jumlah bunga.
Intensitas cahaya memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah daun dan jumlah tunas. Intensitas 100 lux menghasilkan tanaman dengan total pertambahan jumlah daun dan jumlah tunas terbesar. Kombinasi 3 jam periode penyinaran tambahan dengan intensitas 100 lux menghasilkan pertambahan jumlah daun terbanyak. Jumlah tunas terbanyak dihasilkan dari kombinasi perlakuan peri- ode penyinaran 3 jam dengan intensitas cahaya 200 lux.
Perlakuan hari panjang merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman, tanaman menjadi lebih kompak, jumlah daun dan jumlah tunas yang banyak dan menunda munculnya bunga namun menyerentakan waktu berbunga dibanding tanaman kontrol….
