View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis kelembagaan dan keragaan sistem perkredtian pedesaan : Studi kasus program perkreditan pedesaan P4K, PPKKP, dan kredit informal

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (3.879Mb)
      Date
      1993
      Author
      Anggrijani, Veny
      Anwar, Affendi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Untuk mengatasi masalah kekurangan modal dan meng- hindari akibat-akibat dari praktek para pelepas uang (lembaga informal), diperlukan suatu lembaga keuangan khusus yang formal; yang dapat memobilisasi dana masyara- kat menjadi tabungan yang berguna bagi pengembangan sistem perkreditan yang sesuai dengan kondisi masyarakat pedesaan. Lembaga formal mengadakan program perkreditan pedesaan yaitu Pusat Pelayanan Kredit Koperasi Pedesaan (PPKKP) dan Pembinaan Peningkatan Pendapatan Petani- Nelayan Kecil (P4K) dengan penyampaian kredit lebih fleksibel dan mendekati praktek kredit informa.. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah kelemba- gaan sistem perkreditan pedesaan, menelaah keragaan sistem perkreditan pedesaan, dan melihat faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap peluang pengembalian kredit. Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur dipilih sebagai tempat penelitian karena di kedua kabupaten tersebut terdapat ketiga jenis kredit pedesaan (PPККР, P4K, dan kredit informal) yang akan ditelaah. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan deskriptif tabulasi dan kuantitatif dilaksanakan dengan menggu- nakan model ekonometrika. Dalam pelaksanaan kredit masa lalu, pemerintah memberikan kredit yang disubsidi, tetapi pada pelaksa- naannya pihak yang mampu memperoleh kredit tersebut justru petani menengah dan kaya (karena tingginya biaya transaksi untuk memperoleh kredit). Akhirnya golongan lemah pedesaan hanya dapat memanfaatkan kredit informal yang memang merupakan ciri khas perekonomian pedesaan dengan bunga tinggi dan waktu pengembalian yang relatif singkat. Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin pedesaan dan membantu mengisi permodalan di pedesaan, Bukopin mengadakan suatu program perkreditan pedesadi: (PPKKP) dan Departemen Pertanian dengan kredit pedesaan P4K…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149450
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository